Rabu, 18 Agustus 2021

belajar menulis

[18/8 19.12] +62 888-0940-5468: Seijin Omjay, ijinkan saya Mr. Bams memulai kegiatan kelas malam ini. ๐Ÿ™๐Ÿ™‚
[18/8 19.12] +62 888-0940-5468: Assalamualaikum w.w.
Salam sejahtera untuk kita semua
Salam Literasi
[18/8 19.12] +62 888-0940-5468: Bapak Ibu Guru yang hebat

Semangat Agustus terus membara, walau masih didera pandemi. Pandemi tak menyurutkan kita untuk terus belajar dan belajar.
[18/8 19.12] +62 888-0940-5468: Sebelum mulai mari kita doakan untuk kesembuhan Omjay yang sedang kurang sehat, agar Allah sehatkan kembali.

Berdoa dimulai...๐Ÿ™๐Ÿ™๐Ÿ™
[18/8 19.12] +62 888-0940-5468: Berdoa selesai ๐Ÿ™๐Ÿ™๐Ÿ™
[18/8 19.12] +62 888-0940-5468: Bagi yang belum memberikan senyuman terbaik untuk seisi rumah, silahkan berikan senyuman agar semangat menggelora dalam diri serta orang-orang terkasih di sekeliling kita. ๐Ÿ˜
[18/8 19.12] +62 888-0940-5468: Sebelum menerima materi, silahkan siapkan diri untuk bisa lebih nyaman di malam ini.

Mohon ijin kepada seisi rumah, malam ini sedang belajar. Kalau harus pegang gawai pun kita semua sedang belajar ๐Ÿ™๐Ÿ‡ฒ๐Ÿ‡จ๐Ÿ’ช๐Ÿ‘๐Ÿ™‚
[18/8 19.12] +62 888-0940-5468: Siapkan minuman hangat juga cemilan yang membuat kita semakin rileks dimalam ini.
[18/8 19.12] +62 888-0940-5468: Nah....malam ini Narasumber kita adalah narasumber yang luar biasa. E-posternya sudah dibagikan diatas.

Saya biasa memanggil beliau *Ibu Iin* 

Akan tetapi sebelum Ibu Iin memberikan materinya, ijinkan saya menyampaikan tata cara mengajukan pertanyaan :
1. Tulis nama dan asal
2. Tulis dalam satu chat
3. Kirim pertanyaan dari pukul 19.45 WIB
[18/8 19.12] +62 888-0940-5468: Kita sapa narasumber malam ini
[18/8 19.12] +62 888-0940-5468: Assalamualaikum Ibu Iin ๐Ÿ™๐Ÿ™
[18/8 19.12] +62 888-0940-5468: Wa alaikum salam Mr. Bams dan teman-teman penulis yang hebat.๐Ÿ™
[18/8 19.12] +62 888-0940-5468: Alhamdulillah sehat dan merasa luar biasa bisa memiliki kesempatan bertemu dengan Bapak Ibu peserta Belajar Menulis Gelombang 19 dan 20.๐Ÿ™
[18/8 19.12] +62 888-0940-5468: Bagaimana kabar Mr Bams?
[18/8 19.12] +62 888-0940-5468: Kabar baik 

Maaf,
Info terlewat pertanyaan dikirim ke 088809405468
๐Ÿ˜๐Ÿ™
[18/8 19.12] +62 888-0940-5468: Silahkan Ibu Iin punya waktu sampai pukul 20.00 WIB untuk memberikan materinya
[18/8 19.12] +62 888-0940-5468: Assalamu’alaikum Wr. Wb. Salam sehat.  Semoga kegiatan menulis ini menjadi berkah bagi kita semua di masa pandemi Covid-19 dan menjadi penguat imun tubuh kita dan semoga ilmu yang kita peroleh malam ini bermanfaat dunia akhirat
[18/8 19.14] +62 888-0940-5468: Selamat malam  Bapak Ibu penulis hebat, peserta kelas menulis Om Jay gelombang 19 dan 20. Ucapan terima kasih saya sampaikan kepada Om Jay dan Mr. Bams yang telah memberi kesempatan kepada  saya untuk berbagi sedikit ilmu dan berdiskusi dengan Bapak Ibu.
[18/8 19.14] +62 888-0940-5468: Saya adalah alumni kelas menulis Om Jay gelombang 8 yang juga mendapat kesempatan sekaligus tantangan menulis yang diberikan Prof. Eko. Kami bersembilan telah berhasil menaklukakan tantangan menulis Prof Eko dan buku kami telah berhasil dipajang di toko buku Gramedia secara online maupun offline. Buku karya saya berjudul Literasi Digital Nusantara. Meningkatkan Daya Saing Generasi.
[18/8 19.15] +62 888-0940-5468: Saya telah berhasil mengalahkan ketakutan dari diri saya sendiri. Ketakutan itu merendahkan potensi saya untuk menulis.
[18/8 19.16] +62 888-0940-5468: Saya yakin Bapak Ibu pasti juga mampu menjadi PEMENANG  DENGAN MENERBITKAN TIDAK HANYA 1 buku namun puluhan buku.
[18/8 19.17] +62 888-0940-5468: Ketakutan  yang saya rasakan ketika menulis buku adalah sebagai berikut:
1. Takut tidak ada yang membaca.
2. Takut ssalah dalam menyampaikan pendapat melalui tulisan.
3. Merasa karya orang lain lebih bagus.
[18/8 19.18] +62 888-0940-5468: Ketakutan itu yang sering kali membuat saya konyol dengan hanya duduk berjam-jam di depan laptop, namun tidak menulis apapun.
[18/8 19.20] +62 888-0940-5468: Akhirnya saya singgah di Kelas menulis Om Jay dan bertemu dengan banyak penulis pemula dan pemateri hebat, salah satunya adalah Prof Eko. Dan cahaya untuk berkarya berasal dari diri saya sendiri. Saya yang minder untuk menulis, menjadi berani untuk menulis. Kegiatan menulis ternyata sangat menyenangkan. Bapak ibu jangan sampai menjadikan kegiatan menulis, sebagai contoh menulis resume kelas Om Jay menjadi sebuah mimpi buruk.
[18/8 19.20] +62 888-0940-5468: Bapak Ibu penulis hebat.
[18/8 19.20] +62 888-0940-5468: Prof. Eko saya ibaratkan sebagai seorang Master  Chef  yang memberi kita banyak pilihan bahan masakan yang bisa kita olah menjadi berbagai jenis hidangan. Pilihannya ada pada diri masing-masing peserta. Bahan masakan yang disediakan Prof Eko, bisa kita peroleh di Prof EKOJI Channel.  Seperti yang disampaikan Prof Eko, Bapak Ibu bisa menulis sesuai dengan hobi, kegemaran, kesukaan, cerita,  atau sesuatu yang dikuasai dan dicintai. Pengetahuan, pengalaman dan keterampilan yang dimiliki adalah bentuk buku yang ada di dalam diri kita yang belum dikeluarkan. Saya memiliki buku, Bapak Ibu juga memiliki buku, NAMUN buku tersebut MASIH belum lahir.
[18/8 19.23] +62 888-0940-5468: Ini dia pertanyaan yang sangat menusuk hati kita "IS THERE A BOOK INSIDE YOU?"
[18/8 19.23] +62 888-0940-5468: Dan Poynter, menulis sebuah buku yang sangat populer dan menjadi rujukan para penulis pemula, judulnya Is There A Book Inside You? Setiap orang memiliki pengalaman, pengetahuan, dan keterampilan di dalam dirinya.
[18/8 19.23] +62 888-0940-5468: Berapa ratus purnama telah kita lalui, berapa banyak kejadian entah itu pahit atau manis  mengukir perjalanan  hidup kita. Jadi,  semua tergantung pada individu masing-masing apakah mau dikeluarkan dalam bentuk buku atau tidak.
[18/8 19.23] +62 888-0940-5468: Atau hanya dikeluarkan dalam bentuk pengajaran di kelas-kelas saja atau hanya dalam bentuk obrolan atau cerita kepada anak cucu saja, yang tidak meninggalkan jejak keabadian.
[18/8 19.25] +62 888-0940-5468: Bapak Ibu yang hebat, menulis bukanlah keterampilan yang mudah. Berbagai penelitian bahasa menunjukkan di antara empat keterampilan berbahasa, menulis dianggap paling sulit. Menulis tidak semudah berbicara, semudah bergosip . Justru tantangannya ada karena sulit. Perjuangan menjadi penulis dengan mengikuti kelas menulis, membuat resume, menghasilkan buku, maka akan lahir CINTA MENULIS.
[18/8 19.25] +62 888-0940-5468: Sebelum menulis buku, Bapak ibu harus menemukan alasan kuat mengapa ingin menjadi penulis
[18/8 19.25] +62 888-0940-5468: Alasan saya ingin menjadi penulis adalah sebagai berikut:
1. Mewariskan ilmu lewat buku.
2. Ingin punya buku karya sendiri yang bisa terpajang di toko buku online maupun offline.
3. Mengembangkan profesi sebagai seorang guru.
[18/8 19.25] +62 888-0940-5468: Kutipan terkenal dari Imam  Ghazali dan Pramoedya Ananta Toer menjadi penguat mengapa saya ingin menjadi penulis.
[18/8 19.27] +62 888-0940-5468: Keinginan kuat  ternyata mengantarkan ke hukum tarik menarik di alam semesta ini. Hukum Tarik-Menarik dalam rahasia alam ini mengatakan bahwa kemiripan menarik kemiripan.  Pikiran menjadi penulis mengantarkan saya mengikuti kelas-kelas menulis (salah satunya kelas Om Jay dan  tantangan menulis selama 1 minggu bersama Prof. Eko.
[18/8 19.29] +62 888-0940-5468: Bapak Ibu penulis hebat,malam ini kita membahas buku nonfiksi. Dalam penulisan buku nonfiksi ada 3 pola yakni:
1. Pola Hierarkis (Buku disusun berdasarkan tahapan dari mudah ke sulit atau dari sederhana ke rumit) 
Contoh: Buku Pelajaran
2. Pola Prosedural (Buku disusun berdasarkan urutan proses.
Contoh: Buku Panduan
3. Pola Klaster (Buku disusun secara poin per poin atau butir per butir. Pola ini diterapkan  pada buku-buku kumpulan tulisan atau kumpulan bab yang dalam hal ini antarbab setara)
[18/8 19.29] +62 888-0940-5468: Pola yang saya pakai dalam menulis buku Literasi Digital Nusantara adalah pola ketiga yakni Pola Klaster.
[18/8 19.30] +62 888-0940-5468: Proses penulisan buku terdiri dari 5  langkah, yakni
1. Pratulis
2. Menulis Draf
3. Merevisi Draf
4. Menyunting Naskah
5. Menerbitkan
[18/8 19.32] +62 888-0940-5468: Mr. Bams masih lanjut ya, semoga tidak mengantuk๐Ÿ™
[18/8 19.32] +62 888-0940-5468: Pratulis

1. Menentukan tema
2. Menemukan ide
3. Merencanakan jenis tulisan
4. Mengumpulkan bahan tulisan
5. Bertukar pikiran
6. Menyusun daftar
7. Meriset
8. Membuat Mind Mapping
9. Menyusun kerangka
Tema bisa ditentukan satu saja dalam sebuah buku. Tema dari buku nonfiksi adalah parenting, pendidikan, motivasi dll.
[18/8 19.33] +62 888-0940-5468: Untuk melanjutkan dari tema menjadi sebuah ide yang menarik, penulis bisa mendapatkan dari berbagai hal, contohnya 
1. Pengalaman pribadi
2. Pengalaman orang lain
3. Berita di media massa
4. Status Facebook/Twitter/Whatsapp/Instagram
5. Imajinasi
6. Mengamati lingkungan
7. Perenungan
8. Membaca buku
[18/8 19.34] +62 888-0940-5468: Jadi Bapak Ibu penulis hebat, semua hal bisa menjadi ide tulisan kita.
[18/8 19.35] +62 888-0940-5468: Sekarang kembali ke buku yang saya tulis. Tema yang saya angkat di buku saya adalah pendidikan. Ide berasal dari berita di media massa,  mengamati lingkungan serta diperkuat dari materi di Prof EKOJI Channel dengan judul Digital Mindset (The Key to Transform Your Organization) yang tayang pada tanggal 20 Maret 2020
[18/8 19.36] +62 888-0940-5468: Saya seorang guru Bahasa Inggris di SMP. Bapak Ibu pasti bertanya-tanya dari angin mana menulis tentang literasi digital.
[18/8 19.42] +62 888-0940-5468: Referensi berasal dari data dan fakta yang saya peroleh dari literasi di internet. 

Referensi terdi r i dar i :
1 . Pengetahuan yang diperoleh secara formal , nonformal , atau informal ;
2. Keterampi lan yang diperoleh secara formal , nonformal , atau informal ;
3. Pengalaman yang diperoleh sejak bal i ta hingga saat ini ;
4. Penemuan yang telah didapatkan.
5. Pemikiran yang telah direnungkan
[18/8 19.42] +62 888-0940-5468: Tahap berikutnya membuat kerangka.Kerangka ini saya ajukan ke Prof. Eko dan disetujui untuk melanjutkan ke proses penulisan
[18/8 19.42] +62 888-0940-5468: BAB 1 Penggunaan Internet Di Indonesia
A. Pembagian Generasi Pengguna Internet
B. Karakteristik Generasi Dalam Berinternet
BAB 2 Media Sosial
A. Media Sosial
B. UU ITE
C. Kejahatan di Media Sosial
BAB 3 Literasi Digital
A. Pengertian
B. Elemen
C. Pengembangan
D. Kerangka Literasi Digital
E. Level Kompetensi Literasi Digital
F. Manfaat
G. Penerapan Literasi Digital Pada Lintas Geerasi
H. Kewargaan Digital

BAB 4 Ekosistem Literasi Digital Di Nusantara
A. Keluarga
B. Sekolah
C. Masyarakat
BAB 5 Literasi Digital Untuk Membangun Digital Mindset Warganet +62
A. Perkembangan Gerakan Literasi Digital Di Indonesia
B. Literasi Digital Tanpa Digital Mindset Di Indonesia
C. Membangun Digital Mindset Warganet +62
[18/8 19.42] +62 888-0940-5468: Dalam menulis isi buku berdasarkan kerangka yang dibuat, saya mengikuti nasehat Pak Yulius Roma Patandean di Channel beliau (https://www.youtube.com/watch?v=eePQwyHAcjw&feature=youtu.be)
[18/8 19.42] +62 888-0940-5468: Dengan mengikuti langkah beliau, tulisan kita menjadi rapi dan tertata sejak awal. Daftar isi, kutipan, indeks dan daftar pustaka tertata secara otomatis.
[18/8 19.42] +62 888-0940-5468: Beliau juga akan memberikan materi kepada Bapak Ibu dan langkah beliau sangat mujarab
[18/8 19.42] +62 888-0940-5468: Berikut ini adalah anatomi sebuah buku non-fiksi.
[18/8 19.43] +62 888-0940-5468: Anotomi Buku
1. Halaman Judul
2. Halaman Persembahan (OPSIONAL)
3. Halaman Daftar Isi
4. Halaman Kata Pengantar (OPSIONAL, minta kepada tokoh yang berpengaruh)
5. Halaman Prakata
6. Halaman Ucapan Terima Kasih (OPSIONAL)
7. Bagian /Bab
8. Halaman Lampiran (OPSIONAL)
9. Halaman Glosarium
10. Halaman Daftar Pustaka
11. Halaman Indeks
12. Halaman Tentang Penulis
[18/8 19.43] +62 888-0940-5468: Mengapa anatomi buku ini harus ada?
[18/8 19.44] +62 888-0940-5468: Langkah kedua
[18/8 19.44] +62 888-0940-5468: Menulis Draf
1. Menuangkan konsep tulisan ke tulisan dengan prinsip bebas
2. Tidak mementingkan kesempurnaan, tetapi lebih pada bagaimana ide dituliskan
[18/8 19.45] +62 888-0940-5468: Merevisi Draf
1. Merevisi sistematika/struktur tulisan dan penyajian
2. Memeriksa gambaran besar dari naskah.
[18/8 19.45] +62 888-0940-5468: Langkah ketiga
[18/8 19.45] +62 888-0940-5468: Langkah keempat 
Menyunting naskah (KBBI dan PUEBI)
1. Ejaan
2. Tata bahasa
3. Diksi
4. Data dan fakta
5. Legalitas dan norma
[18/8 19.46] +62 888-0940-5468: KBBI online sangat membantu penulis dalam menyunting naskah.
[18/8 19.46] +62 888-0940-5468: Langkah kelima atau terakhir adalah MENERBITKAN.
[18/8 19.48] +62 888-0940-5468: Bagaimana dengan hambatan-hambatan dalam menulis? Pasti ada Bapak Ibu. Kalau lewat jalan mulus tidak berlobang pasti mengantuk. Jadi ya harus bertemu dengan aral dan rintangan.
[18/8 19.48] +62 888-0940-5468: Hambatan-hambatan dalam menulis 
1. Hambatan waktu
2. Hambatan kreativitas
3. Hambatan teknis
4. Hambatan tujuan
5. Hambatan psikologis
[18/8 19.48] +62 888-0940-5468: Bagaimana cara mengatasinya?
[18/8 19.49] +62 888-0940-5468: 1. Banyak membaca
2. Mencari inspirasi di lingkungan sekitar, orang sekitar atau terkait dengan nara sumber.
3. Disiplin menulis setiap hari.
4. Pergi ke pasar dan memasak. Ini menjadi mood booster untuk menulis lagi (kebetulan saya hobi memasak)
[18/8 19.50] +62 888-0940-5468: Silakan obat untuk kesulitan dicari sesuai dengan kondisi Bapak Ibu.

Minggu, 15 Agustus 2021

TANGIS DALAM MUJAHADAH

391 - TANGIS DALAM MUJAHADAH  
(Bagian Pertama)

A. Tafaakur Dan Ibrah

Masyarakat memiliki pemimpin yang berilmu luas serta bertaqwa kepada Allah Swt merupakan pintu menuju kebahagiaan dan kedamaian. Dan jika masyarakat dipimpin oleh yang bodoh dan lagi durhaka akan terbawa kedalam kehancuran. Sebagaimana yang tercermin dalam sabda Rasulullah Saw  : [1]

ุฃَูَุฉُ ุงู„ุฏِูŠْู†ِ ุซَู„ุงَุซَุฉٌ ูَู‚ِูŠْู‡ٌ ูَุงุฌِุฑٌ ูˆَุฅِู…َุงู…ٌ ุฌَุงุฆِุฑٌ ูˆَู…ُุฌْุชَู‡ِุฏٌ ุฌَุงู‡ِู„ٌ

Afat agama ada tiga : ahli fiqh yang durhaka, imam yang tidak adil dan mujtahid (orang menafsiri Qur’an dan hadis) yang bodoh.

Rasulullah Saw bersabda  :

[2] ุฅِู†َّ ุฃَุฎْูˆَูَ ู…َุงุฃَุฎَุงูُ ุนَู„َู‰ ุฃُู…َّุชِูŠ ูƒُู„ُّ ู…ُู†َุงูِู‚ٍ ุนَู„ِูŠْู…ُ ุงู„ู„ِุณَุงู†ِ.  : 

Sesungguhnya yang paling aku takuti dari sesuatu yang aku takutkan pada ummatku, adalah orang munafiq  yang alim lisannya.

Dan dalam hadis lainnya, Rasulullah Saw bersabda  : [3]

ุฃَุฎَุงูُ ุนَู„َู‰ ุฃُู…َّุชِูŠ ุซَู„ุงَุซًุง ุฒِู„َّุฉُ ุนَุงู„ِู…ٍ ูˆَุฌَุฏَุงู„ُ ู…ُู†َุงูِู‚ٍ ุจِุงู„ْู‚ُุฑْุขู†ِ ูˆَุงู„ุชَูƒْุฐِูŠْุจِ ุจِุงู„ู‚َุฏَุฑِ.

Aku menakutkan tiga perkara terhadap ummatku : hilangnya orang alim, perdebatannya orang munafiq tentang al-Qur’an dan pendustaan terhadap taqdir.

1. Seseorang, masih dikelompokkan kedalam golongan orang munafik, selama malas mendirikan shalat, suka berbuat riya’/ tidak ikhlas (tidak didasari LILLAH BILLAH, dalam istilah Wahidiyah) ketika beribadah, serta sangat sedikit waktu yang digunakan untuk ingat kepada Allah Swt. Firman Allah Swt : 

ุฅู†َّ ุงู„ู…ُู†َุงูِู‚ِูŠู†َ ูŠُุฎَุงุฏُุนُูˆู†َ ุงู„ู„ู‡َ ูˆَู‡ُูˆَ ุฎَุงุฏِุนُู‡ُู…ْ ูˆَุฅِุฐَุง ู‚َุงู…ُูˆุง ุฅِู„َู‰ ุงู„ุตَู„ุงَุฉِ ู‚َุงู…ُูˆุง ูƒُุณَุงู„َู‰ ูŠُุฑَุงุคู†َ ุงู„ู†َุงุณَ ูˆَู„ุงَูŠَุฐْูƒُุฑُูˆู†َ ุงู„ู„ู‡َ ุฅู„ุงَّ ู‚َู„ْูŠู„ุงً

Sesungguhnya orang-orang munafiq (ingin) menipu Allah, (tapi) Allah-lah yang akan (membalas) tipudaya mereka. Dan ketika mendirikan shalat, mereka mendirikannya dengan malas, serta memperlihatkan (ibadahnya) kepada manusia. Dan mereka tidak ingat kepada Allah kecuali sedikit. (Qs. an-Nisa’ : 142).

Bahkan dalam surat at-Taubah ayat 54, dijelaskan bahwa malas mendirikan shalat termasuk sifat dari orang kafir kepada Allah dan rasul-Nya.

ุฅِู†َّู‡ُู…ْ ูƒَูَุฑُูˆْุง ุจِุงู„ู„ู‡ِ ูˆَุจِุฑَุณُูˆู„ِู‡ِ ูˆَู„ุงَูŠุฃْุชูˆู†َ ุงู„ุตَู„ุงَุฉَ ุฅِู„ุงَّ ูˆَู‡ُู…ْ ูƒُุณَุงู„َู‰ ูˆَู„ุงَ ูŠُู†ْูู€ู‚ُูˆู†َ ุฅِู„ุงَّ ูˆَู‡ُู…ْ ูƒَุงุฑِู‡ُูˆู†َ

Sesungguhnya mereka yang kafir dengan Allah (billah) dan dengan rasul-Nya (birrasul), dan mereka tidak mengerjakan shalat kecuali dengan malas, dan tidak menginfaqkan hartanya kecuali dengan terpaksa.  

Dalam surat al-Ma’un, juga dijelaskan bahwa orang yang tidak sungguh-sungguh dalam mendirikan shalat akan ditempatkan dalam neraka wail.

 ูَูˆَูŠู„ٌ ู„ِู„ْู…ُุตَู„ِّูŠْู†َ. ุงู„ุฐِูŠْู†َ ู‡ُู…ْ ุนَู†ْ ุตَู„ุงَุชِู‡ِู…ْ ุณَุงู‡ُูˆْู†َ. ุงู„ุฐِูŠْู†َ ู‡ُู…ْ ูŠُุฑَุงุกُูˆู†َ. ูˆَูŠَู…ْู†َุนُูˆู†َ ุงู„ู…ุงุนُูˆู†َ 

Neraka wail diperuntukkan bagi orang yang shalat. (yaitu) orang yang lalai dari shalatnya. Orang-orang yang berbuat riya’. Dan mereka enggan menolong dengan barang yang dibutuhkan masyarakat.

2. Tidak terjebak oleh kehidupan duniawi, sadar kembali kepada Allah Swt dan mempersiapkan bekal kematian sebelum datangnya kematian merupakan tanda-tanda pokok bagi orang yang jiwanya dikuasai cahaya ke-Tuhan-an. Rasulullah Saw bersabda :

ุฅِู†َّ ุงู„ู†ُูˆْุฑَ ุฅِุฐَุง ุฏَุฎَู„َ ุงู„ู‚َู„ْุจَ ุงู†ْุชุณَุญَ ูˆَุงู†ْุดَุฑَุญَ.  ูَู‚ِูŠْู„َ : ูŠَุงุฑَ ุณُูˆู„َ ุงู„ู„ู‡ِ ู‡َู„ْ ู„ِุฐَุงู„ِูƒَ ู…ِู†ْ ุนَู„ุงَู…َุงุชِ ูŠُุนْุฑَูُ ุจِู‡َุง ูَู‚َุงู„َ  :  ุงู„ุชَุฌَุงูَู‰ ุนَู†ْ ุฏَุงุฑِุงู„ุบُุฑُูˆุฑِ, ูˆَุงู„ุฅِู†َุงุจَุฉ ุฅِู„َู‰ ุฏَุงุฑِุงู„ุฎُู„ُูˆุฏِ, ูˆَุงู„ุฅَุณْุชِุนْุฏَุงุฏِ ู„ِู„ْู…َูˆْุชِ ูَุจْู„َ ู†ُุฒُูˆู„ِ ุงู„ู…َูˆْุชِ

Sesungguhnya “nur”(Ilahiyah) ketika telah masuki hati, maka Allah melebarkan hatinya. Kemudian ditanyakan : Wahai Rasulullah untuk hal tersebut, adakah tanda-tanda untuk mengetahuinya?. Rasulullah menjawab : berpaling dari kehidupan duniawi yang menipu dan kembali (inaabah) kepada rumah abadi (Allah) serta mempersiapkan mati sebelum kematian. [4]

3. Dapat menangis ketika dzikir kepada Allah Swt, merupakan tanda-tanda dari orang yang mendapatkan perlindungan-Nya.

Diriwayatkan dari Abu Hurairah Ra, Rasulullah Saw bersabda : [5]

                ุณَุจْุนَุฉٌ ูŠُุธِู„ُّู‡ُู…ُ ุงู„ู„ู‡ُ ูِูŠ ุธِู„ِّู‡ِ ูŠَูˆْู…َ ู„ุงَุธِู„َّ ุฅِู„ุงَّ ุธِู„ُّู‡ُ  :  ุงู„ุฅู…َุงู…ُ ุงู„ุนَุงุฏِู„ُ,  ูˆَุดَุงุจٌّ ู†َุดَุฃَ ูِูŠ ุนِุจِุงุฏَุฉِ ุฑَุจِّู‡ِ,  ูˆَุฑَุฌُู„ٌ ู‚َู„ْุจُู‡ُ ู…ُุนَู„َّู‚ٌ ูِูŠ ุงู„ู…َุณَุงุฌِุฏِ, ูˆَุฑَุฌُู„ุงَู†ِ ุชَุญَุงุจَّุง ูِูŠ ุงู„ู„ู‡ِ ุงุฌْุชَู…َุนَุง ุนَู„َูŠْู‡ِ ูˆَุชَูَุฑَّู‚َุง ุนَู„َูŠْู‡ِ,  ูˆَุฑَุฌُู„ٌ ุทَู„َุจَุชْู‡ُ ุงู…ْุฑَุฃَุฉٌ ุฐَุงุชُ ู…َู†ْุตِุจٍ ูˆَุฌَู…َุงู„ٍ ูَู‚َุงู„َ ุฅِู†ِّูŠ ุฃَุฎَุงูُ ุงู„ู„ู‡َ,  ูˆَุฑَุฌُู„ٌ ุชَุตَุฏَّู‚َ ุฃَุฎْูَู‰ ุญَุชَّู‰ ู„ุงَุชَุนْู„َู…ُ ุดِู…َุงู„ُู‡ُ ู…َุง ุชُู†ْูِู‚ُ ูŠَู…ِูŠْู†ُู‡ُ,  ูˆَุฑَุฌُู„ٌ ุฐَูƒَุฑَ ุงู„ู„ู‡َ ุฎَุงู„ِูŠًุง ูَูَุงุถَุชْ ุนَูŠْู†َุงู‡ُ.

Tujuh kelompok manusia, Allah akan memayunginya dalam payung-Nya pada hari yang sudah tidak ada payung kecuali payung-Nya :

1)        Imam yang adil.
2)        Remaja yang bersemangat tinggi dalam mengabdi kepada Tuhannya.
3)        Lelaki yang hatinya senantiasa terpaut dengan masjid.[6]
4)        Dua lelaki yang saling mendekati dalam urusan agama Allah. Mereka berkumpul dan berpisah diatas agama-Nya.
5)        Lelaki yang dirayu oleh wanita yang memiliki kedudukan atau harta serta memiliki kecantikan, tetapi ia menjawab : Sungguh aku takut kepada Allah.
6)        Seseorang yang bersedekah dengan rahasia, hingga tangan kirinya tidak mengetahui apa yang diinfaqkan tangan kanannya.
7)        Seseorang yang dzikir kepada Allah dalam kesunyian, kemudian mengalir air matanya.
 
B. Sebab-Sebab Menangis

Kebutaan hati kita terhadap kemurkaan Allah Swt terhadap dosa-dosa diri serta kelalaian dari memikirkan azab yang pedih diakhirat, menyebabkan seseorang tidak memiliki rasa susah padahal diri banyak dosa. Dan jika sekiranya, mukmin mengetahui sebagaimana yang diketahui oleh Rasulullah Saw, niscaya mudah menangis dan malu kepada-Nya. Rasulullah Saw bersabda  (diriwayatkan dari sahabat Anas Ibn Malik Ra) : [7]

ู„َูˆْ ุชَุนْู„َู…ُูˆْู†َ ู…َุงุฃَุนْู„َู…ُ ู„َุถَุญِูƒْุชُู…ْ ู‚َู„ِูŠْู„ุงً ูˆَู„َุจَูƒَูŠْุชُู…ْ ูƒَุซِูŠْุฑًุง. ู‚َุงู„َ: ูَุบَุทَّู‰ ุฃَุตْุญَุงุจ ุฑَุณُูˆู„ِ ุงู„ู„ู‡ِ ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ُ ุนَู„ูŠู‡ِ ูˆَุณَู„َّู…َ ูˆُุฌُูˆู‡َู‡ُู… ู„َู‡ُู…ْ ุฎَู†ِูŠْู†ٌ

Jika kamu semua mengetahui seperti apa yang aku ketahui, pasti kamu semua sedikit tertawa dan banyak menangis. Sahabat Anas berkata : Kemudian semua sahabat Rasulullah Saw menyembunyikan wajahnya (karena malu), dan menangis bersenggukan.

Dan dalam hadis lain (kitab As-Syifa-nya Syeh Abul Fadlol ‘Iyadl) terdapat penambahan redaksi : [8]

ู„َูˆْ ุชَุนْู„َู…ُูˆْู†َ ู…َุงุฃَุนْู„َู…ُ ู„َุถَุญِูƒْุชُู…ْ ู‚َู„ِูŠْู„ุงً ูˆَู„َุจَูƒَูŠْุชُู…ْ ูƒَุซِูŠْุฑًุง  ูˆَู…َุง ุชَู„َุฐَّ ุฐْุชُู…ْ ุจِุงู„ู†ِุณَุงุกِ,  ูˆَู„َุฎَุฑَุฌْุชُู…ْ  ุฅِู„َู‰ ุงู„ุตَุนَุฏَุง ุชِ ุชَุฌْุฃَุฑُูˆู†َ ุฅِู„َู‰ ุงู„ู„ู‡ِ

Dan kamu semua tidak terlalu berpuas-puas dengan wanita ditempat tidur, dan pasti kamu semua keluar menuju tempat yang ramai, kemudian kamu mengeraskan suara (untuk menangis).

Arti kata ( ุงู„ุตُุนَุฏَุงุชِ = as-sha’adaat), adalah : jalan atau tempat yang ramai dan yang banyak dilewati manusia, sehingga manusia dapat ikut bertaubat dan menangis kepada Allah Swt. Sedangkan asal arti kata taj-aruun adalah : agak mengeraskan suara (menangis dengan suara yang dapat didengar oleh banyak orang).[9] 

HR. Bukhari dan Muslim dari Abdullah Ibn Umar Ra, Rasulullah Saw bersabda : [10]

ู„ุงَุชَุฏْุฎُู„ُูˆุง ุนَู„َู‰ ู‡َุคُู„ุงَุกِ ุงู„ู…ُุนَุฐَّุจِูŠْู†َ ุฅِู„ุงَّ ุฃَู†ْ ุชَูƒُูˆู†ُูˆุง ุจَุงูƒِูŠْู†َ, ูَุฅِู†ْ ู„َู…ْ ุชَูƒُูˆู†ُูˆุง ุจَุงูƒِูŠْู†َ ูَู„ุงَ ุชَุฏْุฎُู„ُูˆุงุนَู„َูŠْู‡ِู…ْ ู„ุงَูŠُุตِูŠْุจُูƒُู…ْ ู…َุงุฃَุตَุงุจَู‡ُู…ْ.

Janganlah kamu semua masuk kedalam lingkungan orang-orang yang berbuat dosa, kecuali kamu menangis. Jika kami tidak menangis, janganlah kamu memasukinya, kamu tidak akan mendapatkan musibah seperti yang menimpa mereka.

Rasulullah Saw bersabda : [11]

ู…َู†ْ ุฐَูƒَุฑَ ุงู„ู„ู‡ُ ูَูَุงุถَุชْ ุนَูŠْู†َุงู‡ُ ู…ِู†ْ ุฎَุดْูŠَุฉِ ุงู„ู„ู‡ِ ุญَุชَّู‰ ูŠُุตِูŠْุจَ ุงู„ุฃَุฑْุถُ ู…ِู†ْ ุฏُู…ُูˆุนِู€ู‡ِ ู„َู…ْ ูŠُุนَุฐِّุจْู‡ُ ูŠَูˆْู…َ ุงู„ู‚ِูŠَุงู…َุฉِ

Barang siapa yang ingat kepada Allah kemudian mengalir airmatanya dari takut kepada Allah hingga bumi kejatuhan airmatanya, maka Allah tidak akan menyiksanya dihari kiamat

Diriwayatkan dari Bakir Ibn Abdullah al-Asyaj, Rasulullah Saw bersabda :[12]

         ุฃู„ู„ู‡ُู…َّ ุงุฑْุฒُู‚ْู†ِูŠ ุนَูŠْู†َูŠْู†ِ ู‡َุทَุงู„َุชَุงู†ِ 

Ya Allah, berilah aku dua mata yang mudah menangis.

Hal ini tercermin dalam hadis lain yang diriwayatkan dari Abdullah Ibn Mas’ud Ra, Rasulullah Saw bersabda : [13]

ุฅِู†َّ ุงู„ู…ُุคْู…ِู†ُ ูŠَุฑَู‰ ุฐَู†ُูˆْุจَู‡ُ ูƒَุฃَู†َّู‡ُ ู‚َุงุนِุฏٌ ุชَุญْุชَ ุฌَุจَู„ِ ูŠَุฎَุงูُ ุฃَู†ْ ูŠَู‚َุนَ ุนَู„َูŠْู‡ِ ูˆَุฅِู†َّ ุงู„ูَุงุฌِุฑَ ูŠَุฑَู‰ ุฐَู†ُู€ูˆุจَู‡ُ ูƒَู€ุฐُุจَุงุจِ ู…َุฑَّ ุนَู„َู‰ ุฃَู†ْู€ูِู‡ِ

Sesungguhnya orang yang beriman adalah (orang) yang dapat melihat dosa-dosanya bagaikan orang yang duduk dibawah gunung, dia takut akan kejatuhan gunung. Sedang orang yang durhaka, dalam melihat dosa-dosanya bagaikan orang melihat lalat yang menempel diatas hidungnya dan yang mudah diusir.

Menangis merupakan gejala dan fenomena psikologis (peristiwa kejiwaan). Setiap manusia pernah mengalami menangis. Baik ketika bayi, masa kanak-kanak, dewasa menjadi remaja, ketika sudah menjadi orang tua bahkan menjadi nenek-nenekpun bisa menangis.

Motifasi (dorongan) menangis itu bisa terjadi dari berbagai macam sebab. Tangisan bayi merupakan bahasa untuk memberi tahukan keadaan dirinya dan apa yang dibutuhkan; lapar, haus, badan terasa kotor, terkena pipis, badan tidak enak/ sakit dan sebagainya. Rasulullah Saw mengabarkan bahwa; tangisan bayi yang baru lahir, dikarenakan disentuh oleh setan. Sedangkan tangis bayi sampai umur 4 tahun adalah merupakan istighfar permohonan magfirah  atas dosa kedua orang tuanya.
Orang yang susah karena mengalami musibah atau penderitaan yang berat seperti sakit, kematian sanak famili, kehilangan kekasih, kehilangan harta benda dan sebagainya bisa menangis. Orang yang terlalu senang dan gembira juga bisa menangis.

Terlalu takut kepada sesuatu juga bisa menangis. Pokoknya, menangis dapat selalu terjadi dalam situasi dan kondisi yang bermacam-macam, selama fikiran masih normal. Orang gila atau orang yang tidak normal otaknya tidak bisa menangis. Kalaupun kedengaran suara dia menangis, tidak keluar air mata, sebagaimana tangisnya orang yang masih normal fikirannya.

Jelaslah bahwa dorongan menangis itu datang dari jiwa diri orang yang menangis itu sendiri, karena adanya sentuhan jiwa atau rangsangan batin. Tangis tidak bisa diada-adakan atau dipaksakan dari luar tanpa ada sesuatu yang merangsang menyentuh kedalam jiwa. Begitu juga kita tidak dapat memberhentikan orang yang sedang menangis begitu saja. Bagaimanapun usaha kita, dengan kekerasan sekalipun, kita tidak dapat menahan orang jangan menangis atau supaya berhenti menangis. Tangis itu akan berhenti dengan sendirinya juga telah datang “sesuatu“ yang merangsang jiwanya, yang meredakan kegoncangan batinnya. Usaha menahan tangis dari luar, hanya sekedar membantu proses datangnya “sesuatu“ yang menentramkan kegoncangan jiwa tadi. Jadi juga ada manfaatnya. Dan memang harus diusahakan oleh orang-orang yang ada di sekeliling orang yang sedang mengalami kegoncangan jiwa seperti itu.

Didalam Mujahadah Wahidiyah, banyak kita jumpai dan bahkan sering kita sendiri mengalami menangis. Dalam pada itu sering kita menangis tidak mengetahui sebab-sebabnya. Tahu-tahu menangis begitu saja tanpa ada sebab. Tetapi pada satu tempo kita mencoba mengusahakan dan memaksakan diri kita untuk bisa menangis, tetapi itu juga tidak berhasil bisa menangis, walaupun dalam keadaan mujahadah sekalipun. Begitu juga pernah terjadi bahwa pada satu tempo ketika bermujahadah kita tidak dapat menguasai diri dari menangis, tidak mampu mengendalikan tangis sampai tercetus suara jeritan-jeritan yang keras. Mengapa begitu ?. Jawabnya yang tepat : Allahu A’lam. 

Kemampuan rasio tidak mampu mengadakan pendekatan-pendekatan, lebih-lebih membuat analisa rasional.

Menangis, sangat berkaitan dengan kepekaan atau sensitifitas jiwa terhadap sesuatu yang ditangisi atau disesali. Sebagai misal, ditengah-tengah masyarakat terdapat seseorang yang cepat dan mudah merasa malu serta menyesal dengan kesalahan yang sederhana atau sedikit. Namun ada juga seseorang yang memiliki kesalahan yang cukup banyak dan berat, namun tidak memiliki malu dengan tetangga lingkungan, tidak ada penyesalan, bahkan bangga dengan kesalahan-kesalahan yang telah dilakukannya. 

Diantara manusia; ada yang memiliki rasa belas kasihan kepada kaum yang lemah, kaum yang tertindas, dan kemudian membela dan memperjuangkannya. Namun ada juga seseorang yang tidak memiliki perhatian dan keprihatinan sama sekali terhadap kaum tersebut. Rasa kasihan dan ingin membela kaum yang lemah, keprihatinan terhadap dekadensi moral, atau memiliki rasa malu tentang kesalahan diri, baik kepada diri sendiri, kepada ummat masyarakat, lebih-lebih kepada Allah Swt wa Rasulihi Saw, tidak berkaitan dengan keintelektualan seseorang, tapi berkaitan dengan kepekaan jiwa.  

Demikian pula kepada Allah Swt, diantara mukmin ada yang mudah memiliki rasa malu dan benar-benar takut kepada Allah Swt dengan kesalahan ringan (dosa kecil) apalagi dosa besar, dan kemudian menyesal dan menagis serta sungguh-sungguh bertaubat. Dan ada juga diantara mukmin yang mengerti jika dirinya banyak dosa, penuh kesalahan dan sangat sedikit kebaikannya, akan tetapi hatinya tidak memiliki rasa malu apalagi takut kepada Allah Swt. 

Jelasnya, menangis kepada Allah Swt berkaitan sekali dengan kepekaan jiwa seseorang terhadap dosa yang dilakukan, dan bukan berkaitan dengan akal dan banyaknya ilmu yang dikuasainya. Artinya, hampir setiap orang memiliki pengertian, kalau manusia merupakan makhluk yang banyak berdosa kepada Allah Swt, namun mereka tidak merasa malu kepada Allah Swt. Rasa malu dan takut bukanlah perbuatan akal, melainkan perbuatan hati. Sebagaimana iman, juga bukan merupakan perbuatan akal dan fikiran, akan tetapi perbuatan hati atau jiwa.
 
 
C. Bimbingan Menangis [14]............

BERSAMBUNG.......

SUMBER BACAAN :

[1].   HR. Ad-Dailami, dari Ibnu Abbas Ra dalam Jami’ as-Shaghir, juz I, pada bab “alif”. Mujtahid adalah orang yang memahami/ menggali hukum / menafsiri dari  al-Qur’an dan al-Hadis.

[2].   HR. Imam Ahmad dari Umar Ibn al-Khatthab dalam  dalam Jami’ as-Shaghir, juz I, bab “alif”. Beliau mengatakannya sebagai hadis “shahih”.

[3].   HR. Imam Thabrani dari Abu Darda’ dalam kitab Jami’ as-Shagir, juz I, pada bab “alif”.

[4].   HR. al-Hakim dan Baihaqi dari sahabat Ibn Umar Ra, dalam  Kitab Minhaj al-Abidiin-nya Imam al-Ghazali dalam “muqaddimah”. 
Dalam kitab tafsir al-Qurthubi  dalam penjelasan terhadapa Qs.  az-Zumar ayat 22, menerangkan, bahwa yang  menerima “Nur ilahiyah” secara sempurna hanyalah  Hamba Allah yang Kamil  (al-Ghauts- pen).

Kanjeng Romo KH.Abdul Latif Majid Ra, Pengasuh Perjuangan Wahidiyah Dan Pondok Pesantren Kedunglo, dalam salah satu fatwa amanatnya menjelaskan; bahwa iman itu terbagi menjadi tiga bagian : iman qauliyah (ucapan), iman ilmiyah dan iman musyahadah (kesaksian).

[5].   Hadis riwayat Bukhari, kitab Jawahir al-Bukhari wa Syarh al-Qusthalaani, nh : 105.

[6].     Sebagian ulama mengartikan “terpaut dengan masjid” dengan “senantiasa melaksanakan amal shalih dan dzikrullah”.

[7].     HR. Bukhari Muslim. Lihat kitab Dalil Falihin, juz II, bab “khauf”, hadis nomer : 06 dan bab “fadlul buka”, hadis nomer : 02. Dan lihat kitab As-Syifa’, juz I, bab “khaufun Nabi rabbahu”, hlm : 96.

[8]      kitab As-Syifa bi Ta’rifi Huquq al-Mushthafa ’juz I, halaman 96,

[9]      Kitab Muziil al-Khafa ‘an Alfadh as-Syifa’ al-Allamah Syeh Ahmad Ibn Muhammad As-Syumni (w. 872 H), catatan kaki kitab as-Syifa’. Lihat kitab As-Syifa’, juz I, bab “khaufun Nabi Rabbahu”.

[10].   Lihat kitab Riyaadlus Shalihin-nya Imam Nawawi Ra, dalam bab “Menangis dan Takut Kepada Allah”, nomer hadis : 01. Sebagian ulama menafsirkan makna “menangis” dalam hadis ini dengan : setidak-tidaknya memasuki lingkungan maksiyat dengan keprihatinan dan kesedihan yang mendalam.

[11].   HR. al-Hakim dari dari Anas. Imam Suyuthi mengatakan hadis ini berajat hasan (kitab Jami’ as-Shaghir, juz II dalam bab “mim”.

[12].   Kitab ‘Awarif al-Ma’arif-nya Imam Suhrawardi dalam bab 24.
Dan perlu diketahui; terdapat 3 ulama yang dipanggil dengan nama Suhrawardi. Imam Suhrawardi al-Maqtul (yang terbunuh karena dituduh sesat, w. 523 H),  Syeh Abun Najiib As-Suhrawardi (w. 578 H) dan Syeh Syihabuddin as-Suhrawadi (penulis kitab Awarif al-Ma’aarif, w. 632 H). 

Dan yang terakhir adalah ulama dalam madzhab Syafi’i, ahli ushul fiqh, ahli hadis, penyair, seorang hakim pada waktu itu, ahli sastra, ahli dalam bidang tarekat dan tasawuf. Dalam hidupnya beliau senantiasa riyadlah, mujahadah dan air matanya mudah keluar ketika dzikrullah. Dalam penulisan hadis, Beliau memiliki sanad hadis yang bersambung kepada Rasulullah Saw.

[13]. HR. Bukhari, ibid nh : 698. Ulasan hadis lebih jelas dapat dilihat dalam kitab al-Ghunyah-nya Syeh Abdul Qadir al-Jilli Ra, juz I, dalam bab “al-Itii’adz bi Mawa’idzil Qur’an” pada pasal ke 20.

[14].   Didalam salah satu pengajian al-Hikam, Beliau Hadlratul Mukarram Romo KH. Abdul Latif Majid Ra Pengasuh Perjuangan Wahidiyah Dan Pondok Pesantren Kedunglo, memerintahkan agar pindah tempat  dari dalam masjid keluar masjid kepada peserta pengajian yang sedang menangis dengan suara keras. Menangis dengan suara keras dapat mengganggu peserta pengajian yang lain.

SUMBER : MATERI UP GRADING DA'I WAHIDIYAH - Tingkat Dasar Jilid I - 
Untuk Da'i Wahidiyah Kecamatan dan Imam Jama'ah Wahidiyah - 
Diterbitkan oleh : Yayasan Perjuangan Wahidiyah Pusat Pondok Pesantren Kedunglo Al-Munadhoroh Kota Kediri Jawa Timur.
‏‏‎

‏‏‎

SHOLAWAT IBADAH UTAMA

‏‏‎
BERSHALAWAT PADA BAGINDA NABI  ๏ทบ  MERUPAKAN IBADAH YANG PALING UTAMA DAN MENJADI PELEBUR DOSA

‏‏‎
ู‚ุงู„ ุณู‡ู„ ุจู† ุนุจุฏ ุงู„ู„ู‡ ุงู„ุชุณุชุฑูŠ ู‚ุฏุณ ุณุฑู‡ ุงู„ุตู„ุงุฉ ุนู„ู‰ ู…ุญู…ุฏ ุฃูุถู„ ุงู„ุนุจุงุฏุงุช ู„ุงู† ุงู„ู„ู‡ ุชูˆู„ุงู‡ุง ู‡ูˆ ูˆู…ู„ุงุฆูƒุชู‡ ุซู… ุงู…ุฑ ุจู‡ุง ุงู„ู…ุคู…ู†ูŠู† ูˆุณุงุฆุฑ ุงู„ุนุจุงุฏุงุช ู„ูŠุณ ูƒุฐู„ูƒ ูŠุนู†ู‰ ุงู† ุงู„ู„ู‡ ุชุนุงู„ู‰ ุงู…ุฑ ุจุณุงุฆุฑ ุงู„ุนุจุงุฏุงุช ูˆู„ู… ูŠูุนู„ู‡ ุจู†ูุณู‡ 
ู‚ุงู„ ุงู„ุตุฏูŠู‚ ุงู„ุฃูƒุจุฑ ุฑุถู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู†ู‡ ุงู„ุตู„ุงุฉ ุนู„ูŠู‡ ุงู…ุญู‚ ู„ู„ุฐู†ูˆุจ ู…ู† ุงู„ู…ุงุก ุงู„ุจุงุฑุฏ ู„ู„ู†ุงุฑ ูˆู‡ู‰ ุฃูุถู„ ู…ู† ุนุชู‚ ุงู„ุฑู‚ุงุจ ู„ุงู† ุนุชู‚ ุงู„ุฑู‚ุงุจ ูู‰ ู…ู‚ุงุจู„ุฉ ุงู„ุนุชู‚ ู…ู† ุงู„ู†ุงุฑ ูˆุฏุฎูˆู„ ุงู„ุฌู†ุฉ ูˆุงู„ุณู„ุงู… ุนู„ู‰ ุงู„ู†ุจูŠ ุนู„ูŠู‡ ุงู„ุณู„ุงู… ูู‰ ู…ู‚ุงุจู„ุฉ ุณู„ุงู… ุงู„ู„ู‡ ูˆุณู„ุงู… ุงู„ู„ู‡ ุฃูุถู„ ู…ู† ุงู„ู ุญุณู†ุฉ
๐Ÿ“š ุฑูˆุญ ุงู„ุจูŠุงู†، ุฌ ูง ، ุต ูขูขูค ๐Ÿ“š

Syaikh-ul 'ฤ€rifฤซn al-Imฤm Sahl bin Abdillah at-Tustariy rahimahu-Llฤh berkata :

"Bershalawat pada Baginda Nabi Muhammad ๏ทบ merupakan ibadah yang paling utama, karena Allฤh Ta'ฤlฤ melakukannya, juga para Malaikat-Nya. Kemudian Allฤh Ta'ฤlฤ memerintahkan kepada kaum mukminin untuk melakukannya. Sementara ibadah-ibadah lainnya tidak demikian, yakni Allฤh Ta'ฤlฤ memerintahkan kepada kaum mukminin untuk melakukan ibadah-ibadah lainnya, tetapi Allฤh sendiri tidak melakukannya, (dan mustahil melakukannya)".

‏‏‎
Ash-Shiddฤซq al-Akbar, shahabat Abu Bakr radliyaLlฤhu 'anh berkata:

"Bershalawat pada Baginda Nabi ๏ทบ itu lebih dahsyat dalam melebur dosa, daripada kedahsyatan air yang dingin dalam memadamkan api. Bershalawat (dan ber-taslฤซm) pada Baginda Nabi ๏ทบ lebih utama daripada memerdekakan hamba sahaya. Karena memerdekakan hamba sahaya itu menjadi pembanding dari dibebaskan dari api neraka dan dimasukkan  ke dalam surga, sementara ber-taslฤซm pada Baginda Nabi ๏ทบ itu menjadi pembanding salamnya Allฤh, sedangkan salamnya Allฤh itu lebih utama daripada seribu kebaikan".
‏‏‎

                   [ Tafsฤซr Rลซh-ul Bayฤn ]

‏‏‎

‏‏‎

Kamis, 12 Agustus 2021

Sholawat Wahidiyah dan Ajaran nya

YAA SAYYIDII YAA ROSUULALLOH !

*SHOLAWAT WAHIDIYAH*

Boleh diamalkan oleh siapa saja laki-laki, perempuan, tua, muda, dari golongan dan bangsa manapun juga. Tidak pandang bulu.

SHOLAWAT WAHIDIYAH BERFAEDAH UNTUK MENJERNIHKAN HATI (KESEHATAN MENTAL SEPIRITUAL, Meredam Gelisah Hati, Menggapai Kedamaian dan Kebahagiaan Hidup ) DAN MA'RIFAT BILLAH (Kesadaran Kepada Alloh)  WA  ROSUULIHI SAW SERTA DAPAT DIGUNAKAN UNTUK SEGALA MACAM KEBUTUHAN/Hajat Apa Saja, terutama Kejernihan Hati dan Ketentraman Jiwa. 

IJAZAH MUTLAK Al-Mukarrom Mbah KH Abdoel Madjid Ma’roef Mualif Sholawat Wahidiyah QS wa RA Ghouts Fii Zamanihi mengenai amalan Sholawat Wahidiyah :

-------------

Syukur Alhamdulillah, karena kasih sayang Mbah KH. ABDUL MADJID MA'ROEF MU'ALLIF SHOLAWAT WAHIDIYAH QS wa RA, GHOUTS FII ZAMANIHI  kepada para pengamal Wahidiyah, beliau berkenan menyampaikan fatwa amanat terakhir di malam terakhir dalam pelaksanaan Mujahadah Kubro Rojab tahun 1989 meski dari kamar dalem tengah. Pada kesempatan tersebut Beliau MBAH YAHI QS wa RA meng-ijasahkan Sholawat Wahidiyah kepada seluruh hadirin dan siapa saja untuk diamalkan dan disiarkan dengan kalimat  : 

“Ajaztukum Bihadzihis Sholawatil Wahidiyyati fil 'Amali wan Nasyri”.

Yang artinya “Aku ijazahkan kepadamu Sholawat Wahidiyah ini untuk di amalkan dan disiarkan/diijazahkan kepada yang lain.”

Siapapun yang mendapat Sholawat Wahidiyah dari mana saja dan dengan cara apapun mendapatkannya dan dari siapapun  memperoleh Sholawat Wahidiyah, silahkan tuk di amalkan. Tidak pandang bulu, siapapun yang mau, boleh mengamalkan tanpa ada batasan suku, golongan, ras, bangsa, agama, umur dan jenis kelamin. Tanpa ada bai’at dan syarat-syarat apapun. Ijazah mutlak dan bersifat umum, luas, dan dipermudah, dengan dasar “ikhlas tanpa pamrih”.

Setelah di amalkan sendiri sangat dianjurkan agar supaya di siarkan kepada keluarga, teman, dan masyarakat luas tanpa pandang bulu dan golongan, siapapun yang mau pada umumnya dengan IKHLAS, sebaik-baiknya dan sebijaksana mungkin.

Hadist Rosululloh SAW: “Sampaikanlah apa yang datang dariku walaupun hanya satu ayat.” (HR. Bukhori dan Tirmidzi dari Ibnu Umar).

#############

CARA PENGAMALAN :

1. Diamalkan selama 40 hari berturut-turut, tiap hari paling sedikit menurut bilangan yang tertulis dibelakangnya dalam sekali duduk. Boleh pagi, siang, sore, atau malam hari. Boleh juga dipersingkat 7 hari, akan tetapi bilangan-bilangan tersebut dilipatkan 10 kali. Boleh mengamalkan sendiri-sendiri, akan tetapi dengan berjama’ah bersama-sama satu keluarga atau satu kampung sangat dianjurkan. 
Bagi kaum wanita yang sedang bulanan, cukup dengan membaca Sholawatnya saja, tidak usah membaca Fatihah. Adapun bacaan “FAFIRRUU ILALLOH” dan “WAQUL JAA-AL HAQQUU…....” boleh dibaca, sebab disini tidak dimaksudkan membaca ayat-ayat Al Qur’an, melainkan sebagai do’a. 
Sesudah 40 hari atau 7 hari pengamalan diteruskan tiap hari, dan banyaknya bilangan boleh dikurangi, ditetapkan atau ditambah, sebagian atau seluruhnya. Akan tetapi lebih utama jika diperbanyak.

2. Bagi mereka yang belum hafal dengan SHOLAWAT WAHIDIYAH boleh dengan membaca teksnya. Dan bagi yang belum bisa membaca SHOLAWAT WAHIDIYAH seluruhnya, sambil mempelajarinya, boleh dan cukup membaca bagian mana yang sudah ia dapati lebih dahulu. 

AMALKAN Yang paling gampang aja dulu yaitu membaca “YAA SAYYIDII YAA ROSUULALLOH” diulang-ulang selama kira-kira sama waktunya dengan mengamalkan seluruhnnya. Yaitu kurang lebih 30 menit tiap hari, selama 40 hari berturut-turut. Didahului dengan membaca surat Al-Faatihah 7x, dan diakhiri dengan Do'a apa yg dimohon dan Al-faatihah 1x.

Jika itupun misalnya terpaksa belum mungkin membaca tsb, boleh berdiam saja selama waktu itu dengan memusatkan segenap perhatian lahir batin, mengkonsentrasikan diri sekuat-kuatnya kepada Alloh SWT dan merasa seperti berada dihadapan Junjungan kita Kanjeng Nabi Besar Muhammad SAW (istihdhor) dengan adab lahir batin, yakni ta’dhim (menghormat), takrim (memulyakan) dan mahabbah (mencintai) setulus hati kepada Alloh wa Rosuulihi SAW !.

YAA SAYYIDII YAA ROSUULALLOH !"

3. Mengamalkannya harus dengan niat semata-mata beribadah kepada Alloh SWT dengan ikhlas tanpa suatu apapun. Baik pamrih duniawi maupun pamrih ukhrowi misalnya supaya begini, supaya begitu, ingin pahala, ingin surga dan sebagainya !.  

Harus sungguh-sungguh mulus, IKHLAS KARENA DAN UNTUK ALLOH - LILLAH ! Disamping niat beribadah LILLAH, supaya niat mengikuti tuntunan Rosululloh SAW (LIRROSUL) dan niat mengikuti bimbingan Ghouts Hadzaz Zaman Rodhiyalloohu ‘anh (LILGHOUTS) !. Jadi ketiga niat dilaksanakan bersama yaitu LILLAH, LIRROSUL, LILGHOUTS !. 

4. Disamping niat LILLAH,  LIRROSUL, LILGHOUTS seperti diatas, supaya merasa bahwa kita dapat melakukan ini semua karena pertolongan Alloh SWT, karena digerakkan oleh Alloh SWT. Jadi menerapkan : 

ู„ุงَุญَูˆْู„َ ูˆَู„ุงَ ู‚ُูˆَّุฉَ ุฅِู„ุงَّ ุจِุงู„ู„ู‡ِ

“Tiada daya dan kekuatan melainkan dengan titah Alloh”.   

Jangan sekali-kali merasa diri kita mempunyai kemampuan tanpa dititahkan oleh Alloh SWT. 

Disamping merasa BILLAH, juga supaya merasa BIRROSUL. Artinya merasa bahwa diri kita ini menerima jasa dari Rosululloh SAW. Jadi menerapkan Firman Alloh SWT : 

ูˆَู…َุง ุฃَุฑْุณَู„ْู†َุงูƒَ ุฅِู„ุงَّ ุฑَุญْู…َุฉً ู„ِู„ْุนَุงู„َู…ِูŠْู†َ (21- ุฃู„ุฃู†ْุจِูŠَุงุก : 107).

“Dan tiada Aku mengutus Engkau Muhammad melainkan sebagai rahmat bagi seluruh alam” (21-al-Anbiyaa:107).

Selanjutnya disamping merasa BILLAH dan BIRROSUL, supaya merasa BILGHOUTS !. Artinya merasa bahwa kita memperoleh jasa-jasa baik Ghouts Hadzaz  Zaman Rodhiyallohu ‘anh, jasa moril antara lain berupa dukungan moril dan do’a restu daripada Beliau, khususnya di dalam kita berdo’a memohon kepada Alloh SWT ini !.
 
5. Ketika mengamalkan supaya sunguh-sungguh hudhur, hati kita dihadapan Alloh SWT. Dan “ISTIHDHOR” merasa seolah-olah seperti benar-benar berada dihadapan Rosululloh SAW. Dengan adab lahir batin sebaik-baiknya, ta’dhim (memulyakan) dan mahabbah (mencintai) setulus hati. 

Dalam pada itu, supaya merasa dan mengakui dengan jujur bahwa diri kita ini penuh dan berlumuran dosa serta berlarut-larut !. Dosa kepada Alloh SWT, dosa kepada Rosululloh SAW, dosa kepada Ghouts Hadzaz Zaman RA dan kepada para Auliya’ kekasih Alloh, dosa kepada orang tua, kepada ibu bapak, kepada keluarga, kepada guru, kepada murid, kepada pemimpin dan kepada yang dipimpin, dosa terhadap bangsa dan negara, dosa kepada umat dan masyarakat bahkan terhadap sesama makhluq pada umumnya. 

Dan merasa diri kita ini sangat dho’if, sangat lemah, butuh sekali maghfiroh ampunan, taufiq dan hidayah Alloh SWT, butuh sekali syafa’at pertolongan dan tarbiyah Rosululloh SAW. Butuh sekali akan bantuan dan dukungan dari  Ghouts Hadzaz Zaman RA. berupa barokah, nadhroh dan do’a restunya.

Mari kita praktekkan !.

ุจِุณْู…ِ ุงู„ู„ู‡ِ ุงู„ุฑَุญْู…َู†ِ ุงู„ุฑَุญِูŠْู…ِ

ุฅِู„َู‰ ุญَุถْุฑَุฉِ ุณَูŠِّุฏِู†َุง ู…ُุญَู…َّุฏٍ ุตَู„َّู‰ ุงู„ู„ู‡ُ ุนَู„َูŠْู‡ِ ูˆَุณَู„َّู…َ ุงู„ูุงุชุญุฉ  x 7 

Membaca surat al-Fatihah (7 kali).

ูˆَุฅِู„َู‰ ุญَุถْุฑَุฉِ ุบَูˆْุซِ ู‡َุฐَุง ุงู„ุฒَّู…َุงู†ِ ูˆَุฃَุนْูˆَุงู†ِู‡ِ ูˆَุณَุงุฆِุฑِ ุฃَูˆْู„ِูŠَุงุกِ ุงู„ู„ู‡ِ ุฑَุถِูŠَ ุงู„ู„ู‡ُ ุชَุนَุงู„َู‰ ุนَู†ْู‡ُู…ْ  ุงู„ูุงุชุญุฉ x 7

Membaca surat al-Fatihah (7 kali).

Kemudian langsung membaca :

ุงู„ู„ู‡ُู…َّ ูŠَุงูˆَุงุญِุฏُ ูŠَุงุฃَุญَุฏُ ูŠَุงูˆَุงุฌِุฏُ ูŠَุงุฌَูˆَุงุฏُ ุตَู„ِّ ูˆَุณَู„ِّู…ْ ูˆَุจَุงุฑِูƒْ ุนَู„َู‰ ุณَูŠِّุฏِู†َุง ู…ُุญَู…َّุฏٍ ูˆَุนَู„َู‰ ุขู„ِ ุณَูŠِّุฏِู†َุง ู…ُุญَู…َّุฏٍ ูِูŠ ูƒُู„ِّ ู„َู…ْุญَุฉٍ ูˆَู†َูَุณٍ ุจِุนَุฏَุฏِ ู…َุนْู„ُูˆู…َุงุชِ ุงู„ู„ู‡ِ ูˆَูُูŠُูˆุถَุงุชِู‡ِ ูˆَุฃَู…ْุฏَุงุฏِู‡ِ  x  100 

“ALLOOHUMMA YAA WAAHIDU YAA AHAD, YAA WAAJIDU YAA JAWAAD, SHOLLI WA SALLIM WA BAARIK ’ALAA SAYYIDINAA MUHAMMADIW  WA ’ALAA AALI SAYYIDINAA MUHAMMAD. FII KULLI LAMHATIW WA NAFASIM  BI ’ADADI MA’LUUMAATILLAAHI WA FUYUUDHOOTIHI WA AM-DAADIH”. (100 Kali).

Terjemah :
“Yaa Alloh, Yaa Tuhan Maha Esa, Yaa Tuhan Maha Satu, Yaa Tuhan Maha Menemukan, Yaa Tuhan Maha Pelimpah, limpahkanlah sholawat salam barokah atas Junjungan kami Kanjeng Nabi Muhammad dan atas Keluarga Kanjeng Nabi Muhammad pada setiap berkedipnya mata dan naik turunnya nafas sebanyak bilangan segala yang Alloh Maha Mengetahui dan sebanyak kelimpahan pemberian dan kelestarian pemeliharaan Alloh”.

 ุงَู„ู„َّู‡ُู…َّ ูƒَู…َุง ุฃَู†ْุชَ ุฃَู‡ْู„ُู‡ُ ุตَู„ِّ ูˆَุณَู„ِّู…ْ ูˆَุจَุงุฑِูƒْ ุนَู„َู‰ ุณَูŠِّุฏِู†َุง ูˆَู…َูˆْู„ุงَู†َุง ูˆَุดَูِูŠْุนِู†َุง ูˆَุญَุจِูŠْุจِู†َุง ูˆَู‚ُุฑَّุฉِ ุฃَุนْูŠُู†ِู†َุง ู…ُุญَู…َّุฏٍ ุตَู„َّู‰ ุงู„ู„ู‡ُ ุนَู„َูŠْู‡ِ ูˆَุณَู„َّู…َ ูƒَู…َุง ู‡ُูˆَ ุฃَู‡ْู„ُู‡ُ. ู†َุณْุฃَู„ُูƒَ ุงู„ู„َّู‡ُู…َّ ุจِุญَู‚ِّู‡ِ ุฃَู†ْ ุชُุบْุฑِู‚َู†َุง ูِูŠ ู„ُุฌَّุฉِ ุจَุญْุฑِ ุงู„ْูˆَุญْุฏَุฉِ ุญَุชَّู‰ ู„ุงَ ู†َุฑَู‰ ูˆَู„ุงَ ู†َุณْู…َุนَ ูˆَู„ุงَู†َุฌِุฏَ ูˆَู„ุงَ ู†ُุญِุณَّ ูˆَู„ุงَู†َุชَุญَุฑَّูƒَ ูˆَู„ุงَู†َุณْูƒُู†َ ุฅِู„ุงَّ ุจِู‡َุง. ูˆَุชَุฑْุฒُู‚َู†َุง ุชَู…َุงู…َ ู…َุบْูِุฑَุชِูƒَ ูŠَุงุฃَู„ู„ู‡ُ ูˆَุชَู…َุงู…َ ู†ِุนْู…َุชِูƒَ ูŠَุงุฃَู„ู„ู‡ُ ูˆَุชَู…َุงู…َ ู…َุนْุฑَูَุชِูƒَ ูŠَุงุฃَู„ู„ู‡ُ ูˆุชَู…َุงู…َ ู…َุญَุจَّุชِูƒَ ูŠَุงุฃَู„ู„ู‡ُ ูˆุชَู…َุงู…َ ุฑَุถْูˆَุงู†ِูƒَ ูŠَุงุฃَู„ู„ู‡ُ. ูˆَุตَู„ِّ ูˆَุณَู„ِّู…ْ ูˆَุจَุงุฑِูƒْ ุนَู„َูŠْู‡ِ ูˆَุนَู„َู‰ ุขู„ِู‡ِ ูˆَุตَุญْุจِู‡ِ ุนَุฏَุฏَ ู…َุงุฃَุญَุงุทَ ุจِู‡ِ ุนِู„ْู…ُูƒَ ูˆَุฃَุญْุตَุงู‡ُ ูƒِุชَุงุจُูƒَ ุจِุฑَุญْู…َุชِูƒَ ูŠَุง ุฃَุฑْุญَู…َ ุงู„ุฑَّุงุญِู…ِูŠْู†َ ูˆَุงู„ْุญَู…ْุฏُ ู„ู„ู‡ِ ุฑَุจِّ ุงู„ْุนَุงู„َู…ِูŠْู†َ  x 7

“ALLOOHUMMA KAMAA ANTA AHLUH. SHOLLI WA SALLIM WA BAARIK ‘ALAA SAYYIDINAA, WA MAULAANAA, WA SYAFII’-INAA, WA HABIIBINA, WA QURROTI A’YUUNINAA, MUHAMMADIN SHOLLALLOOHU ‘ALAIHI WA SALLAMA KAMAA HUWA AHLUH; NAS- ALUKALLOOHUMMA BIHAQQIHI AN TUGH-RIQONAA FII LUJJATI BAHRIL WAHDAH. HATTA LAA NAROO, WA LAA NASMA’A, WA LAA NAJIDA, WA LAA NUHISSA, WA LAA NATAHARROKA, WA LAA NASKUNNA ILLA BIHAA. 
WA TARZUQONAA TAMAAMA MAGHFIROTIKA YAA ALLOH, WATAMAAMA NI’MATIKA YAA ALLOH, WA TAMAAMA MA’RIFATIKA YAA ALLOH, WA TAMAAMA MAHABBATIKA YAA ALLOH, WA TAMAAMA RIDHWAANIKA YAA ALLOH, WA SHOLLI WA SALLIM WA BAARIK ’ALAIHI WA ‘ALAA AALIHII WA SHOHBIH ‘ADADA MAA AHAATHO BIHII ‘ILMUKA WA AHSHOOHU KITAABUK, BIROHMATIKA YAA ARHAMAR ROHIMIN WALHAMDU LILLAAHI ROBBIL ‘AALAMIIN”. (7 kali)

Terjemah :
“Yaa Alloh, sebagaimana keahlian ada pada-Mu, limpahkanlah sholawat salam barokah atas Junjungan kami, Pemimpin kami, Pemberi syafa’at kami, Kecintaan kami dan Buah Jantung hati kami Kanjeng Nabi Muhammad Sholalloohu ‘alaihi wasallam yang sepadan dengan keahlian Beliau; kami bermohon kepada-Mu Yaa Alloh, dengan Hak Kemulyaan Beliau, tenggelamkanlah kami di dalam pusar dasar samudra Ke-esaan-Mu sedemikian rupa sehingga tiada kami melihat dan mendengar, tiada kami menemukan dan merasa, dan tiada kami bergerak ataupun berdiam melainkan senantiasa merasa di dalam samudra Tauhid-Mu. 
Dan kami bermohon kepada-Mu Yaa Alloh, limpahkanlah kami ampunan-Mu yang sempurna Yaa Alloh, nikmat karunia-Mu yang sempurna Yaa Alloh, sadar ma’rifat kepada-Mu yang sempurna Yaa Alloh, cinta kepada-Mu dan memperoleh kecintaan-Mu yang sempurna Yaa Alloh, ridho kepada-Mu serta memperoleh ridho-Mu yang sempurna pula Yaa Alloh. 
Dan sekali lagi Yaa Alloh, limpahkanlah sholawat salam dan barokah atas Beliau Kanjeng Nabi dan atas Keluarga dan sahabat Beliau sebanyak bilangan segala yang diliputi oleh ilmu-Mu dan termuat di dalam kitab-Mu, dengan rahmat-Mu Yaa Tuhan Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Dan segala puji bagi Alloh Tuhan seru sekalian alam”.

ูŠَุงุดَุงูِุนَ ุงู„ْุฎَู„ْู‚ِ ุงู„ุตَّู„ุงَุฉُ ูˆَุงู„ุณَّู„ุงَู…ُ * ุนَู„َูŠْูƒَ ู†ُูˆْุฑَ ุงู„ْุฎَู„ْู‚ِ ู‡َุงุฏِูŠَ ุงู„ุฃَู†َุงู…ِ
ูˆَุฃَุตْู€ู„َู‡ُ   ูˆَุฑُูˆْุญَู‡ُ    ุฃَุฏْุฑِูƒْู†ِูŠ * ูَู‚َุฏْ   ุธَู„َู…ْุชُ    ุฃَุจَุฏًุง   ูˆَุฑَุจِّู€ู†ِูŠ    3 
ูˆَู„َูŠْุณَ  ู„ِูŠ  ูŠَุง ุณَู€ูŠِّุฏِูŠ ุณِูˆَุงูƒَ * ูَุฅِู†ْ ุชَุฑُุฏَّ  ูƒُู†ْุชُ  ุดَุฎْุตًุง  ู‡َุงู„ِูƒًุง

“YAA SYAAFI’AL KHOLQIS SHOLAATU WAS SALAAM, ‘ALAIKA NUUROL KHOLQI HAADIYAL ANAAM. WA ASHLAHUU WA RUUHAHUU ADRIKNII FAQOD DHOLAMTU ABADAW WAROBBINII. WA LAISA LII YAA SAYYIDII SIWAAKA, FA IN TARUDDA KUNTU SYAKH-SHON HAALIKA”. (3 kali)

ูŠَุง ุณَู€ู€ูŠِّุฏِูŠ   ูŠَุงุฑَุณُูˆู„َ ุงู„ู„ู‡ِ

“YAA  SAYYIDII, YAA  ROSUULALLOOH !” (7 kali).

Terjemah :
“Duhai Kanjeng Nabi Pemberi syafa’at makhluq, kepangkuan-Mu sholawat dan salam kusanjungkan, Duhai Nur Cahaya makhluq Pembimbing manusia; Duhai Unsur dan Jiwa makhluq, bimbing, bimbing dan didiklah diriku, sungguh aku manusia yang dholim selalu”. 
“Tiada arti diriku tanpa Engkau duhai Yaa Sayyidii. Jika Engkau hindari aku, akibat keterlaluan dan berlarut-larutku, pastilah, pasti aku akan hancur binasa !”.
“Duhai Pemimpin kami, duhai Utusan Alloh !”

ูŠَุฃَูŠُّู‡َุง  ุงู„ْุบَู€ูˆْุซُ ุณَู€ู„ุงَู…ُ  ุงู„ู„ู‡ِ * ุนَู„َูŠْูƒَ   ุฑَุจِّู€ู†َูŠ  ุจِุฅِุฐْู†ِ ุงู„ู„ู‡ِ
ูˆَุงู†ْุธُุฑْ ุฅِู„َูŠَّ ุณَูŠِّุฏِูŠ ุจِู†َุธْู€ุฑَุฉٍ * ู…ُูˆْุตِู„َุฉٍ ู„ِู„ْุญَู€ุถْุฑَุฉِ ุงู„ْุนَู„ِูŠّุฉِ   3 

“YAA AYYUHAL GHOUTSU SALAAMULLOHI, ‘ALAIKA ROBBINII BI IDZNILLAAHI, WANDHUR ILAYYA SAYYIDII BINNADHROH MUUSHILATIL  LILHADHROTIL ‘ALIYYAH”. (3 kali).

Terjemah :
“Duhai Ghoutsuz Zaman, kepangkuan-Mu salam Alloh kuhaturkan, bimbing dan didiklah diriku dengan idzin Alloh. Dan arahkan pancaran sinar nadhroh-Mu kepadaku Yaa Sayyidii, radiasi batin yang mewushulkan aku, sadar kehadirat Maha Luhur Tuhanku”.

ูŠَุงุดَุงูِุนَ   ุงู„ْุฎَู„ْู‚ِ   ุญَู€ุจِูŠْุจَ  ุงู„ู„ู‡ِ * ุตَู„ุงَุชُู‡ُ ุนَู„َูŠْูƒَ ู…َุนْ ุณَู„ุงَู…ِู‡ِ
ุถَู„َّุชْ ูˆุถَู„َّุชْ ุญِูŠْู„َุชِูŠ ูِูŠ ุจَู„ْุฏَุชِูŠ* ุฎُุฐْ ุจِูŠَุฏِูŠ ูŠَุงุณَูŠِّุฏِูŠ ูˆَุงู„ุฃُู…َّุฉِ  3

YAA SYAFI’AL KHOLQI HABIIBALLOOHI, SHOLAATUHU ’ALAIKA MA’ SALAAMIHII DHOLLAT WA DHOLLAT KHIILATII FII BALDATII, KHUD BIYADII YAA SAYYIDII WAL UMMATI”. (3 kali).

ูŠَุง ุณَูŠِّุฏِูŠ   ูŠَุง ุฑَุณُูˆู„َ ุงู„ู„ู‡ِ  x 7

“YAA SAYYIDII, YAA ROSUULALLOOH !” (7 kali).

 “Duhai Kanjeng Nabi Pemberi Syafa’at makhluq, duhai Kanjeng Nabi Kekasih Alloh, kepangkuan-Mu sholawat dan salam Alloh kusanjungkan, Jalanku buntu, usahaku tak menentu, cepat, raihlah tanganku Yaa Sayyidii, tolonglah diriku dan seluruh umat ini !. 

“Duhai Pemimpin kami, duhai utusan Alloh !”

ูŠَุงุฑَุจَّู†َุง  ุงู„ู„َّู‡ُู…َّ   ุตَู€ู„ِّ    ุณَู€ู„ِّู…ِ  * ุนَู„َู‰ ู…ُุญَู…َّุฏٍ ِุดَูِูŠْุนِ  ุงู„ุฃُู…َู…ِ
ูˆَุงู„ุฃَู„ِ ูˆَุงุฌْุนَู„ِ ุงู„ุฃَู†َุงู…َ ู…ُุณْุฑِุนِูŠْู†َ * ุจِุงู„ْูˆَุงุญِุฏِูŠَุฉِ ู„ِุฑَุจِّ ุงู„ุนَู€ุงู„َู…ِูŠْู†َ  3
ูŠَุงุฑَุจَّู†َุง ุงุบْูِุฑْูŠَุณِّุฑْ ุงِูْุชَุญْ ูˆَุงู‡ْุฏِู†َุง * ู‚َุฑِّุจْ  ูˆَุฃَู„ِّูْ ุจَูŠْู†َู†َุง  ูŠَุงุฑَุจَّู€ู†َุง

“YAA ROBBANALLOOHUMMA SHOLLI SALLIMI, ‘ALAA MUHAMMADIN SYAFII’IL UMAMI, WAL AALI WAJ-ALIL ANAAMA MUSRI’IN BIL WAAHIDIYYATI LIROBBIL ‘AALAMIIN, YAA ROBBANAGH-FIR YASSIR IFTAH WAHDINAA, QORRIB WA ALLIF BAINANAA YAA ROBBANAA”. (3 kali)

Terjemah :
“Yaa Tuhan kami Yaa Alloh, limpahkanlah sholawat dan salam atas Kanjeng Nabi Muhammad pemberi syafa’at umat. Dan atas keluarga Beliau, serta jadikanlah umat manusia cepat-cepat kembali mengabdikan diri dan sadar kepada Tuhan semesta alam. Yaa Tuhan kami, ampunilah dosa-dosa kami, permudahlah segala urusan kami, bukakanlah hati dan jalan kami, dan tunjukilah kami, pereratlah persaudaraan dan persatuan diantara kami, Yaa Tuhan kami !”.

 ุฃู„ู„ู‡ُู…َّ ุจَุงุฑِูƒْ ูِูŠْู…َุง ุฎَู„َู‚ْุชَ ูˆَู‡َุฐِู‡ِ ุงู„ุจَู„ْุฏَุฉ ูŠَุง ุงَู„ู„ู‡ُ ูˆَูِูŠ ู‡َุฐِู‡ِ ุงู„ู…ُุฌَุงู‡َุฏَุฉِ ูŠَุงุงَู„ู„ู‡ُ.  x 7 

“ALLOHUMMA BAARIK FII MAA KHOLAQTA WA HAADZIHIL BALDAH YAA ALLOH, WA FI HAADZIHIL MUJAAHADAH YAA ALLOH !” (7 kali).

Terjemah :
“Yaa Alloh, limpahkanlah berkah di dalam segala makhluq yang Engkau ciptakan dan di dalam negeri ini Yaa Alloh, dan di dalam mujahadah ini Yaa Alloh !”

ุฅِุณْู€ู€ู€ู€ุชِุบْุฑَุงู‚ْ

“ISTIGHROQ”

Yang dimaksud ialah : diam tidak membaca apa-apa. Segala perhatian tertuju hanya kepada Alloh !. Bukan membayangkan lafal “ALLOH”, tetapi kepada Alloh – Tuhan !. Pendengaran, perasaan, ingatan, fikiran, penglihatan, dan……… pokoknya segala-galanya dikonsentrasikan kepada Alloh ! Lain-lain tidak menjadi acara !. Hanya Alloh ! Titik !. 

Lamanya istighroq tidak ada batasan, menurut kemampuan masing-masing. Istighroq diakhiri dengan membaca surat al-Fatihah satu kali. 
AL FAATIHAH !

Kemudian membaca do’a seperti di bawah ini :

ุจِุณْู…ِ ุงู„ู„ู‡ِ ุงู„ุฑَุญْู…َู†ِ ุงู„ุฑَุญِูŠู…ِ.  

(ุงู„ู„ู‡ُู…َّ ุจِุญَู‚ِّ ุงุณْู…ِูƒَ ุงู„ุฃَุนْุธَู…ِ ูˆَุจِุฌَุงู‡ِ ุณَูŠِّุฏِู†َุง ู…ُุญَู…َّุฏٍ ุตَู„َّู‰ ุงู„ู„ู‡ُ ุนَู„َูŠْู‡ِ ูˆَุณَู„َّู…َ ูˆَุจِุจَุฑَูƒَุฉِ ุบَูˆْุซِ ู‡َุฐَุง ุงู„ุฒَّู…َุงู†ِ ูˆَุฃَุนْูˆَุงู†ِู‡ِ ูˆَุณَุงุฆِุฑِ ุฃَูˆْู„ِูŠَุงุฆِูƒَ ูŠَุงุฃَู„ู„ู‡ُ  ูŠَุงุฃَู„ู„ู‡ُ  ูŠَุงุฃَู„ู„ู‡ُ ุฑَุถِูŠَ ุงู„ู„ู‡ُ ุชَุนَุงู„َู‰ ุนَู†ْู‡ُู…ْ x 3),
 (ุจَู„ِّุบْ ุฌَู…ِูŠْุนَ ุงู„ุนَุงู„َู…ِูŠْู†َ ู†ِุฏَุงุกَู†َุง ู‡َุฐَุง ูˆَุงุฌْุนَู„ْ ูِูŠْู‡ِ ุชَุฃْุซِูŠْุฑًุง ุจَู„ِูŠْุบًุง x 3),
 (ูَุฅِู†َّูƒَ ุนَู„َู‰ ูƒُู„ِّ ุดَูŠْุฆٍ ู‚َุฏِูŠْุฑٌ ูˆَุจِุงู„ุฅِุฌَุงุจَุฉِ ุฌَุฏِูŠْุฑٌ x 3).

  ูَูْุฑُّูˆุง ุฅِู„َู‰ ุงู„ู„ู‡ِ x7. 

ูˆَู‚َู„ْ ุฌَุงุกَ ุงู„ْุญَู‚ُّ ูˆَุฒَู‡َู‚َ ุงู„ْุจَุงุทِู„ُ ุฅِู†َّ ุงู„ْุจَุงุทِู„َ ูƒَุงู†َ ุฒَู‡ُูˆْู‚ًุง x 3.

       ุงู„ูَุงุชِุญَู€ุฉ  x 1

BISMILLAAHIR ROHMAANIR ROHIIM.

“ALLOHUMMA BI HAQQISMIKAL A‘DHOM WA BIJAAHI SAYYIDINAA MUHAMMADIN SHOLLALLOOHU ‘ALAIHI WA SALLAM, WA BIBAROKATI GHOUTSI HAADZAZ ZAMAAN WA A’WAANIHII WA SAAIRI AULIYAAIKA YAA ALLOOH, YAA ALLOOH, YAA ALLOOH, RODHIYALLOOHU TAA’ALAA’ ANHUM”. (3 kali).

“BALLIGH JAMII’AL ‘AALAMIIN NIDAA ANAA HADZAA WAJ’AL FIIHI TA’-TSIIRON BALIIGHOO”. (3 kali).

“FAINNAKA ‘ALAA KULLI SYAI-IN QODIIR WA BIL-IJAABATI JADIIR”. (3 kali).

“FAFIRRUU – ILALLOOH !” (7 kali).

“WA QUL JAA-AL HAQQU WA ZAHAQOL BAATHIL, INNAL BAATHILA KAANA ZAHUUQO”. (3 kali).

Terjemah :
“Dengan Asma Alloh Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Yaa Alloh, dengan Hak Kebesaran Asma-Mu, dan dengan kemulyaan serta keagungan Kanjeng Nabi Muhammad sholalloohu ‘alaihi wasallam, dan dengan barokahnya Ghouts Haadza-Zaman wa A’waanihi serta segenap Auliya’ Kekasih-Mu Yaa Alloh, Yaa Alloh, Yaa Alloh Rodhiyalloohu Ta’ala’anhum. 
Sampaikanlah seruan kami ini kepada jamii’al ‘alamiin dan letakkanlah kesan yang merangsang di dalamnya. Maka sungguh Engkau Maha Kuasa berbuat segala sesuatu dan Maha Ahli memberi ijabah !”.

  ูَูْุฑُّูˆุง ุฅِู„َู‰ ุงู„ู„ู‡ِ  - “FAFIRRUU–ILALLOOH !” – Larilah kembali kepada Alloh !.--

ูˆَู‚َู„ْ ุฌَุงุกَ ุงู„ْุญَู‚ُّ ูˆَุฒَู‡َู‚َ ุงู„ْุจَุงุทِู„ُ ุฅِู†َّ ุงู„ْุจَุงุทِู„َ ูƒَุงู†َ ุฒَู‡ُูˆْู‚ًุง   -   “WA QUL JAA-AL HAQQU-WA ZAHAQOL BAATHIL, INNAL BAATHILA KAANA ZAHUUQO” -  

Dan katakanlah (wahai Nabi Muhammad SAW) perkara yang haq telah datang dan musnahlah perkara yang batal; Sesungguhnya perkara yang batal itu pasti musnah.

KETERANGAN :

1. Kalimah “FAFIRRUU ILALLOOH” dan “WA QUL JAA-AL HAQQU....... ” dibaca bersama-sama imam dan makmum. Dirinya sendiri terutama supaya dirasa katut (terbawa) termasuk di dalam permohonan dan ajakan itu, dengan getaran hati yang kuat, sehinnga ada atsar/labet/kesannya yang luar biasa mendalam yang dirasakan  hati kita ini !.

2. “FAFIRRUU ILALLOOH” maksudnya, memohon kepada Alloh SWT dan mengajak secara batiniyah agar supaya diri kita sendiri sekeluarga dan ummat masyarakat jami'al 'alamiin kembali mengabdikan diri dan sadar kepada Alloh wa Rosuulihi SAW (Lillah Billah, Lirrosul Birrosul). Secara umum yaitu dengan menjalankan hal-hal yang diridhoi Alloh wa Rosuulihi SAW. Meninggalkan perbuatan-perbuatan maksiyyat yang merugikan, merugikan diri pribadi, keluarga dan ummat masyarakat !.

3. “WA QUL JAA-AL HAQQU....... ” maksudnya, memohon kepada Alloh SWT semoga perbuatan dan akhlaq-akhlaq yang jahat dan bejat, yang merugikan diri sendiri, keluarga, teman, tetangga, umat dan masyarakat segera diganti oleh Alloh SWT dengan akhlaq yang baik dan terpuji, perbuatan dan akhlaq yang membuahkan manfa’at dan menguntungkan diri, keluarga, teman, tetangga, umat dan masyarakat yang diridhoi Alloh wa Rosuulihi SAW. 

Dan apabila memang sudah menjadi suratan takdir tidak bisa diperbaiki lagi, dari pada makin lama makin berlarut-larut makin hebat menimbulkan kerusakan dan kehancuran, lebih baik semoga lekas dimusnahkan saja oleh Alloh SWT !”. Ini adalah soal mental, soal akhlaq, bukan terhadap fisik lahiriyyah !. Dan terutama kita arahkan untuk mental dan akhlaq diri kita sendiri sekeluarga !.

4. Apabila pengamalan Sholawat Wahidiyah dilaksanakan secara berjama’ah bersama-sama beberapa orang, dan apabila situasi mengijinkan, sesudah membaca surat al-Fatihah yang terakhir semua jama’ah diajak sekali lagi mengadakan panggilan “FAFIRRUU ILALLOOH.... ” dengan berdiri menghadap ke arah empat penjuru : arah barat, utara, timur, selatan. Ini antara lain mengikuti apa yang pernah dilakukan oleh Nabi Ibrahim (‘ala Nabiyyina wa’alaihis sholatu wassalam) ketika baru selesai membangun Ka’bah yang juga berdiri kearah empat penjuru memanggil umat dan masyarakat. 

Sikap badan tegak berdiri, pandangan lurus ke depan, dan kedua tangan lurus ke bawah di samping paha kanan kiri. Pandangan batin dengan getaran hati yang kuat diarahkan kepada jami’il ‘alamin mulai dari pribadi kita masing-masing sampai notog jagad arah yang kita hadapi, mengelilingi jagad di bawah kita, jagad di belakang kita kembali kepada diri kita lagi.

Nida’ panggilan pada tiap arah tersebut ialah :
AL FATIHAH ! (Membaca surat al-Fatihah satu kali).
FAFIRRU ILALLOH (3 kali).
WA QUL JAA-AL HAQQU....... (satu kali).
Sesudah arah selatan, menghadap kembali seperti ketika duduk, tetapi masih tetap berdiri, kemudian membaca :

AL FATIHAH ! (satu kali)
YAA SYAFI’AL KHOLQIS SHOLAATU ....... dilagukan (satu kali). 
YAA SAYYIDII YAA ROSUULALLOH ! ( tiga kali )
YAA AYYUHAL GHOUTSU .... dilagukan ( satu kali)
AL FAATIHAH ! ( satu kali)

-------------------------

https://www.facebook.com/notes/menggapai-marifat-dan-mensucikan-hati-dengan-sholawat-wahidiyah/aurod-mujahadah-yaumiahharian/336413259805396

Nida’ panggilan dengan berdiri seperti diatas juga boleh dilakukan sendiri, sekalipun tidak dengan berjama’ah.

Rabu, 11 Agustus 2021

kegiatan menulis ke 14

[11/8 18.49] +62 815-9155-515: Selamat malam bapak ibu guru hebat. Selamat berjumpa kembali dengan Omjay. Guru Blogger Indonesia. Sebentar lagi kita akan memulai kegiatan belajar menulis. Siapkan diri anda agar bisa fokus dan lulus dalam kegiatan ini.
[11/8 18.53] +62 815-9155-515: Dulu saya ditantang oleh Prof Eko Indrajit. Apakah omjay bisa mengajak guru menulis buku dalam seminggu? Agak khawatir juga saya. Pasti bukunya tidak akan jadi dan diterima oleh penerbit mayor. Namun, kekhawatiran saya ternyata tidak terbukti. Ada beberapa guru yang akhirnya bisa mewujudkan mimpinya menerbitkan buku dalam seminggu. Malam ini kita akan mendapatkan materinya langsung dari Prof. Eko Indrajit. Ketua SLC C pengurus besar PGRI
[11/8 18.56] +62 815-9155-515: Sebelum kita mulai kuliahnya, ada beberapa informasi yang ingin omjay sampaikan. Bila bapak ibu ingin lulus dalam kegiatan belajar menulis ini, maka perhatikan apa yang disampaikan narasumber. Lalu ikatlah ilmu dengan cara menulis di blog.
[11/8 18.57] +62 815-9155-515: Malam ini kegiatan kuliah online di wa group akan dipimpin oleh bapak Bambang Purwanto yang biasa disapa Mr Bams.
[11/8 18.58] +62 815-9155-515: Beliau adalah guru TIK di SMP Taruna Bakti Bandung. Sebuah sekolah swasta ternama di kota Bandung dengan segudang prestasi.
[11/8 18.59] +62 815-9155-515: Adapun yang akan menjadi narasumber malam ini adalah Prof Eko Indrajit. Selamat mengikuti kuliah onlinenya. Salam sehat selalu.
[11/8 19.00] +62 888-0940-5468: Terima kasih Om Jay yang memberikan kesempatan malam ini dalam memandu kelas menulis bersama narasumber yang hebat, yaitu Prof. Dr. Ir. Richardus Eko Indrajit, M.Sc., MBA., Mphil., MA.
[11/8 19.01] +62 888-0940-5468: Nah...sambil kembali membaca CV narasumber, bagi bapak ibu guru hebat yang baru bergabung bisa membacanya di https://id.wikipedia.org/wiki/Richardus_Eko_Indrajit
[11/8 19.01] +62 888-0940-5468: Sebelum menikmati pembelajaran malam ini, saya kembali mengajak kepada seluruh peserta untuk menyiapkan diri dengan tenang, beberapa hal yang bisa dilkukan :
1. Terseyumlah, barangkali lupa hari ini belum terseyum. Berikan senyuman yang paling manis buat seluruh orang di rumah.
2. Ijin kepada pasangan bagi yang sudah berkeluarga, mohon doanya malam ini sedang belajar menjadi penulis hebat.
3. Ini sangat penting, siapkan minuman dan cemilah yang bisa membuat malam ini tambah bahagia.

Bagi yang akan bertanya silahkan bisa chat di 088809405468, sebutkan *nama dan asal*, mohon dibuat satu chat, agar memperlancar pengiriman ke grup.
[11/8 19.01] +62 888-0940-5468: Selamat malam Prof Eko, bagaimana kabarnya malam ini? ๐Ÿ™
[11/8 18.49] +62 815-9155-515: Selamat malam bapak ibu guru hebat. Selamat berjumpa kembali dengan Omjay. Guru Blogger Indonesia. Sebentar lagi kita akan memulai kegiatan belajar menulis. Siapkan diri anda agar bisa fokus dan lulus dalam kegiatan ini.
[11/8 18.53] +62 815-9155-515: Dulu saya ditantang oleh Prof Eko Indrajit. Apakah omjay bisa mengajak guru menulis buku dalam seminggu? Agak khawatir juga saya. Pasti bukunya tidak akan jadi dan diterima oleh penerbit mayor. Namun, kekhawatiran saya ternyata tidak terbukti. Ada beberapa guru yang akhirnya bisa mewujudkan mimpinya menerbitkan buku dalam seminggu. Malam ini kita akan mendapatkan materinya langsung dari Prof. Eko Indrajit. Ketua SLC C pengurus besar PGRI
[11/8 18.56] +62 815-9155-515: Sebelum kita mulai kuliahnya, ada beberapa informasi yang ingin omjay sampaikan. Bila bapak ibu ingin lulus dalam kegiatan belajar menulis ini, maka perhatikan apa yang disampaikan narasumber. Lalu ikatlah ilmu dengan cara menulis di blog.
[11/8 18.57] +62 815-9155-515: Malam ini kegiatan kuliah online di wa group akan dipimpin oleh bapak Bambang Purwanto yang biasa disapa Mr Bams.
[11/8 18.58] +62 815-9155-515: Beliau adalah guru TIK di SMP Taruna Bakti Bandung. Sebuah sekolah swasta ternama di kota Bandung dengan segudang prestasi.
[11/8 18.59] +62 815-9155-515: Adapun yang akan menjadi narasumber malam ini adalah Prof Eko Indrajit. Selamat mengikuti kuliah onlinenya. Salam sehat selalu.
[11/8 19.00] +62 888-0940-5468: Terima kasih Om Jay yang memberikan kesempatan malam ini dalam memandu kelas menulis bersama narasumber yang hebat, yaitu Prof. Dr. Ir. Richardus Eko Indrajit, M.Sc., MBA., Mphil., MA.
[11/8 19.01] +62 888-0940-5468: Nah...sambil kembali membaca CV narasumber, bagi bapak ibu guru hebat yang baru bergabung bisa membacanya di https://id.wikipedia.org/wiki/Richardus_Eko_Indrajit
[11/8 19.01] +62 888-0940-5468: Sebelum menikmati pembelajaran malam ini, saya kembali mengajak kepada seluruh peserta untuk menyiapkan diri dengan tenang, beberapa hal yang bisa dilkukan :
1. Terseyumlah, barangkali lupa hari ini belum terseyum. Berikan senyuman yang paling manis buat seluruh orang di rumah.
2. Ijin kepada pasangan bagi yang sudah berkeluarga, mohon doanya malam ini sedang belajar menjadi penulis hebat.
3. Ini sangat penting, siapkan minuman dan cemilah yang bisa membuat malam ini tambah bahagia.

Bagi yang akan bertanya silahkan bisa chat di 088809405468, sebutkan *nama dan asal*, mohon dibuat satu chat, agar memperlancar pengiriman ke grup.
[11/8 19.01] +62 888-0940-5468: Selamat malam Prof Eko, bagaimana kabarnya malam ini? ๐Ÿ™
[11/8 19.11] +62 818-925-926: 11 | Semenjak tanggal 16 Maret 2020, hari pertama belajar dari rumah, saya menjadi Youtuber - dimana ilmu PJJ yang saya pelajari ketika menjadi mahasiswa di UNJ dan berdasarkan pengalaman saya sharingkan ke Indonesia melalui EKOJI CHANNEL di Youtube (jangan lupa subscribe, share, dan like ya)
[11/8 19.13] +62 818-925-926: 12 | Hingga kini saya cek Youtube saya, secara tidak sadar sudah ada lebih dari 500 postingan video - semua adalah hasil ngobrol, rekaman, seminar, dan webinar selama masa pendemi berlangsung
[11/8 19.13] +62 818-925-926: 13 | Videonya berkisar pada 2 ilmu utama, yaitu PENDIDIKAN dan TEKNOLOGI INFORMASI - dimana keduanya adalah bidang keahlian saya
[11/8 19.14] +62 818-925-926: 14 | Pada saat saya membuat video mengenai pendidikan yang ke-50, saya dihubungi Oom Jay untuk membuat terobosan bagi guru-guru bloger binaan beliau - di situlah secara on the spot timbul ide "gila" yang ternyata berhasil diwijudkan
[11/8 19.15] +62 818-925-926: 15 | Idenya adalah guru-guru yang berminat unuk menjadi penulis buku mayor, dipersilahkan untuk memilih satu dari 50 judul topik yang ada di dalam EKOJI CHANNEL
[11/8 19.16] +62 818-925-926: 16 | Setelah masing-masing guru memilih satu judul, maka kami sepakat dalam dua minggu hingga satu bulan, para guru diminta untuk MENULISKAN APA SAJA YANG SAYA KATAKAN DALAM VIDEO tersebut, dengan menggunakan kata-kata atau kalimat dari guru penulis
[11/8 19.16] +62 818-925-926: 17 | Setelah semua yang saya katakan dituliskan (tentu saja dengan struktur yang sudah disepakati bersama), maka saya minta para guru untuk MELENGKAPI dan MEMPERKAYA-nya dengan referensi lain yang dapat mereka temukan di internet
[11/8 19.17] +62 818-925-926: 18 | Setelah satu bulan, semua hasil karya para guru yang rata-rata di atas 100 halaman, saya serahkan ke PENERBIT ANDI
[11/8 19.17] +62 818-925-926: 19 | Oleh PENERBIT ANDI dilakukan reviu berdasarkan sejumlah kriteria dan indikator, dan diputuskanlah mana yang harus direvisi minor, mayor, dan yang tanpa revisi untuk diterbitkan
[11/8 19.18] +62 818-925-926: 20 | Hasilnya, angkatan pertama yang diberi nama PELOPOR berhasil menerbitkan 19 buah buku, dimana para guru menjadi penulis pertama dan saya ditempatkan sebagai penulis kedua
[11/8 19.19] +62 818-925-926: 21 | Berkaca pada keberhasilan tersebut, ternyata meningkatkan motivasi dan gairah guru-guru lain untuk menyusul berkarya, dan secara berturut-turut keluarlah angkatan berikutnya
[11/8 19.19] +62 818-925-926: 22 | Seingat saya nama angkatannya adalah SEPTEMBER CERIA, OKTOBER IMPIAN, dan FEBRUARY-17.
[11/8 19.20] +62 818-925-926: 23 | Hal serupa kami ulangi dengan bekerja sama erat bersama teman-teman hebat dan profesional dari Penerbit ANDI
[11/8 19.21] +62 818-925-926: 24 | Alhasil hingga saat ini telah lebih dari 50 buku diterima dan diterbitkan oleh Penerbit ANDI, baik dalam bentuk buku fisik maupun e-book
[11/8 19.29] +62 818-925-926: 26 | Awalnya memang terasa sulit, karena inisiatif ini relatif baru bagi para guru, tapi dengan semangat, motivasi diri, dan saling membantu, semuanya indah pada waktunya
[11/8 19.30] +62 818-925-926: 27 | Yang buat saya BANGGA adalah beberapa hal - pertama adalah selain para guru berhasil menerbitkan buku, ada yang telah berhasil menerbitkan beberapa buku hingga hari ini, dan kedua adalah karena sudah ada yang berani menerbitkan buku secara mandiri - dalam arti kata memulai semuanya dari nol (tanpa harus bertumpu mencari ide dari EKOJI CHANNEL)
[11/8 19.31] +62 818-925-926: 28 | EKOJI CHANNEL adalah sekedar batu pijakan untuk membantu anda yang mengalami kesulitan dalam mencari judul buku yang hendak ditulis
[11/8 19.29] +62 818-925-926: 26 | Awalnya memang terasa sulit, karena inisiatif ini relatif baru bagi para guru, tapi dengan semangat, motivasi diri, dan saling membantu, semuanya indah pada waktunya
[11/8 19.30] +62 818-925-926: 27 | Yang buat saya BANGGA adalah beberapa hal - pertama adalah selain para guru berhasil menerbitkan buku, ada yang telah berhasil menerbitkan beberapa buku hingga hari ini, dan kedua adalah karena sudah ada yang berani menerbitkan buku secara mandiri - dalam arti kata memulai semuanya dari nol (tanpa harus bertumpu mencari ide dari EKOJI CHANNEL)
[11/8 19.31] +62 818-925-926: 28 | EKOJI CHANNEL adalah sekedar batu pijakan untuk membantu anda yang mengalami kesulitan dalam mencari judul buku yang hendak ditulis
[11/8 19.32] +62 818-925-926: 29 | Kami dan penerbit ANDI dengan dukungan PGRI akan segera menerbitkan yang namanya EKOJIPEDIA dimana isinya seperti ensiklopedia, tapi seperangkat lengkap buku-buku tulisan karya guru yang selama ini telah diterbitkan oleh Penerbit ANDI
[11/8 19.32] +62 818-925-926: 30 | EKOJIPEDIA ini akan ditawarkan ke berbagai perpustakaan di sekolah-sekolah Indonesia dengan harapan dapat membantu memotivias para guru dalam menghadapi era new normal, mengingat sebagian buku berkisar seputar PJJ dan pemanfaatan teknologi informasi bagi pendidikan
[11/8 19.33] +62 818-925-926: 31 | Nah mas Bambang, selain para guru boleh MENGAJUKAN PERTANYAAN, saya mohon bantuannya gar memberikan kesempatan para guru untuk MENDAFTARKAN DIRI mengikuti tantangan grup MERDEKA MENULIS ya
[11/8 19.34] +62 818-925-926: 32 | Setiap angkatan atau batch biasanya saya kasih limit 25 orang yang SERIUS untuk menghasilkan karya publikasi buku mayor - silahkan teman-teman yang punya motivasi kuat untuk mendaftarkan diri ke mas Bambang
[11/8 19.35] +62 818-925-926: 33 | Untuk yang sudah pernah mengikuti angkatan sebelumnya tapi belum berhasil menelurkan buku, dipersilahkan untuk bergabung - sementara yang sudah mahir menulis, tidak perlu mendaftarkan diri, karena anda berfungsi menjadi aissten dan penasehat bagi saya

Selasa, 13 Juli 2021

Kelas Belajar Menulis yang Menyenangkan

Malam ini oleh media Whatsapp, topik pertama 'Kelas Belajar Menulis" adalah Bagaimana membuat menulis menjadi passion. Tepat pukul 19:05, Om jay pendiri komunitas Blog Writing untuk guru di seluruh Indonesia ini membuka kelas dengan mengingatkan bagaimana pertemuan ini juga merupakan bagian dari keseluruhan program yang harus kita ikuti sebagai peserta kelas ini telah memenuhi pikiran saya sejak hari saya memutuskan untuk bergaqqbung, semoga ini menjadi awal yang baik bagi saya untuk memulai aktif menulis lagi, lalu moderator memperkenalkan kami dengan keynote speaker kami hari ini, semua orang di Team memanggilnya Ibu Kanjeng, dari slide gambar dan detail tentang pembicara, saya dapat membaca di sana dengan keras dan jelas bahwa Ibu Sri Sugiastuti atau Ibu Kanjeng adalah seorang wanita yang menginspirasi, dibuktikan dengan resume dirinya yang luar biasa, orang lain di luar grup akan membunuh untuk bertemu dengannya secara langsung ( pepatah untuk menunjukkan kebahagiaan yang mendalam menemukan sesuatu). Pembicara memulai pertemuan dengan video menarik tentang semua buku yang dia tulis dan terbitkan. Saya pergi dari hmm ke Aaah, kagum, ngiler sendiri). Begini, saya kembali terpukau dengan cara dia menjelaskan, izinkan saya mengambil garis yang dia katakan dalam penjelasannya "Penulis adalah profesi yang rendah hati, terhormat dan sangat dihargai di lingkungan sosial" "Pada dasarnya kemampuan menulis adalah bagian dari indikator kematangan berpikir perwujudan dan intelektualitas" Dia memakukannya, baris itu saja membangun sesuatu yang kuat di kepala saya, itu membangun keinginan dalam diri saya untuk menjadi penulis yang lebih baik, menetapkan pikiran saya untuk mengejar tujuan yang telah lama menunggu sebagai Penulis Buku. Ya, jadikan menulis sebagai passion saya, mengejar hal-hal besar dalam hidup. "MENGAPA" dan "Bagaimana" akan menjadi pembuka ide tulisan, benar sekali, ketika kita penasaran, ide pasti akan muncul di benak kita, akan selalu ada cerita dari setiap "Mengapa" sementara Ibu Kanjeng mengatakan pertanyaan "mengapa" " lebih filosofis dan terkait dengan misi, visi dan nilai hidup kita, saya akan mengatakan bahwa pertanyaan dimulai dengan "Mengapa" adalah latar belakang dari setiap materi yang terjadi di alam semesta. Dari penjelasan tersebut juga, saya belajar semua kegiatan penting yang harus dilakukan untuk menjadi penulis yang baik: 1. Baca, Anda benar-benar perlu mulai membuat daftar buku, majalah, jurnal apa, mungkin fiksi yang pernah Anda baca atau 2. Berdiskusi, sembari bersemangat dalam menulis untuk menemukan ide yang perlu didiskusikan sesering mungkin dengan siapa pun, biasakan berdiskusi untuk mendapatkan ide baru. 3. Look and Feel, inilah yang juga menciptakan penulis yang baik, peka dengan kejadian di sekitar kita, selalu pastikan Anda tahu apa yang terjadi baru-baru ini, bagaimana menyikapinya. Ini juga dapat memunculkan ide-ide di dalam pikiran Anda. 4. Bersosialisasi, saya akan mengatakan Bergaul sebanyak yang Anda bisa, santai, bergaul dengan baik dengan orang-orang di sekitar Anda.
Marilah kita mulai menulis dengan penuh semangat mencari inspirasi dari sekitar kita, memulai dari saat ini, dari hal yang kecil, dan secara terus menerus.
Semoga berhasil.

Pacitan, 13 Juni 2021

Jumat, 18 Desember 2020

Persiapan kematian

‏‏‎
          SADAR DIRI SEBAGAI HAMBA

‏‏‎
Belakang ini hampir setiap hari kita mendengar ada berita kematian di mana-mana. Hampir setiap hari postingan berita duka wafatnya para Kyai dan Ulama' mewarnai beranda fb kita. Untuk muslimin yang telah berpulang ke hadlirat Allฤh Ta'ฤlฤ, semoga mendapatkan rahmat dan ampunan-Nya. Untuk kita yang masih diberi umur yang entah sampai kapan, mari kita mempersiapkan bekal.

ู‚ุงู„ ุงู„ู‚ุฑุทุจูŠ ุฑุญู…ู‡ ุงู„ู„ู‡ ุชุนุงู„ู‰:
ูˆุฃุฌู…ุนุช ุงู„ุฃู…ุฉ ุนู„ู‰ ุฃู† ุงู„ู…ูˆุช ู„ูŠุณ ู„ู‡ ุณู†ٌّ ู…ุนู„ูˆู… ، ูˆู„ุง ุฒู…ู† ู…ุนู„ูˆู… ، ูˆู„ุง ู…ุฑุถ ู…ุนู„ูˆู… ، ูˆุฐู„ูƒ ู„ูŠูƒูˆู† ุงู„ู…ุฑุก ุนู„ู‰ ุฃู‡ุจุฉ ู…ู† ุฐู„ูƒ ، ู…ุณุชุนุฏًّุง ู„ุฐู„ูƒ.
๐Ÿ“š ุงู„ุชุฐูƒุฑุฉ ูู‰ ุฃุญูˆุงู„ ุงู„ู…ูˆุชู‰ ูˆุฃู…ูˆุฑ ุงู„ุขุฎุฑุฉ ุต ูกูขูค ๐Ÿ“š

Imฤm Al-Qurthubiy rahimahuLlฤh berkata:

"Umat Islam telah bersepakat bahwa kematian tidaklah memiliki usia, waktu, atau penyakit yang bisa diketahui. Yang demikian itu agar seseorang merasa takut dari hal itu serta mempersiapkan diri demi menyambutnya."

[ At-Tadzkirah fฤซ Ahwฤl-il Mautฤ wa Umลซr-il ฤ€khirah ]

‏‏‎

MENYIBAK MAKNA MUSYAHADAH DAN MUKASYAFAH DALAM ILMU TASAWUF*_

 _*MENYIBAK MAKNA MUSYAHADAH DAN MUKASYAFAH DALAM ILMU TASAWUF*_ Assalamualaikum warahmatullahi wa Baroqatuh. Saudaraku...sebenarnya antara ...